TOPIK UTAMA »

October 28, 2014 – 12:51 am | 1,516

Proses penilaian prestasi kerja guru maupun kepala sekolah seharusnya sudah  dimulai pada bulan Januari  bersamaan dengan menetapkan SKP. Pelaksanaan penilaian kuantitas, kualitas, waktu dan biaya seharusnya tuntas pada bulan Desember 2014. Namun demikian, kita dapat …

Read the full story »
BERITA
PEMBELAJARAN
PENGELOLAAN
DAYA INSANI
SUPERVISI
Home » PEMBELAJARAN, TOPIK UTAMA

Pembelajaran Tematik Terpadu

Submitted by on August 8, 2013 – 2:36 pmNo Comment | 4,821

Model pembelajaran tematik terpadu (PTT) atau integrated thematic instruction (ITI) dikembangkan pertama kali pada awal tahun 1970-an dalam rangka melayani pembelajaran anak-anak berbakat.  Selanjutnya PTT diyakini  menjadi model yang mampu memadukan dimensi emosi, fisik, dan akademik di dalam kelas maupun di lingkungan sekolah karena dapat meningkatkan kapasitas memori murid dalam jangka waktu panjang.

Model PTT bersifat memandu siswa untuk mencapai kemampuan berpikir tingkat tinggi (higher levels of thinking) atau keterampilan berpikir dengan mengoptimalkan kecerdasan ganda (multiple thinking skills) pada dimensi sikap,keterampilan, dan pengetahuan. Karena itu, sistem pembelajaran perlu dibangun untuk mendukung berprosesnya siswa aktif.

Penerapan model ini dapat mendukung suasana kelas yang nyaman dan menyenangkan. Hal ini tumbuh karena siswa bebas bertanya, atau mengemukan pendapat sehingga  terjamin rasa tenang dalam kelas, dan melakukan diskusi dan praktik bersama  dengan dukungan interaksi dengan perasaan yang menyenangkan dalam komunitas ruang kelas.

A.    Pengertian

Pembelajaran Tematik Terpadu adalah pembelajaran yang menggunakan prinsip terpadu dengan menggunakan tema pemersatu dalam memadukan beberapa mata pelajaran sekaligus pada satu kali tatap muka sehingga memberikan pengalaman peserta yang bermakna.

 B.    Tujuan pembelajaran  tematik terpadu:

  1. Memusatkan pembelajaran pada satu tema atau topik tertentu
  2. Mempelajari dan mengembangkan berbagai kompetensi dalam tema yang sama
  3. Meningkatkan pemahaman materi pelajaran secara lebih mendalam dan berkesan
  4. Mengembangkan kompetensi berbahasa dengan mengaitkan pada pengalaman pribadi peserta didik
  5. Menggairahkan belajar dengan cara berkomunikasi dalam situasi nyata.
  6. Memaknai belajar dalam konteks kehidupan dengan tema yang nyata.
  7. Menghemat waktu karena mata pelajaran disajikan secara terpadu.
  8. Budi pekerti dan moral peserta didik berkembang sesuai pada situasi dan kondisi yang sesungguhnya.

C.    Ciri Umum Pembelajaran Tematik Terpadu

  1. Berpusat pada siswa
  2. Memberikan pengalaman langsung
  3. Mempersatukan antara mata pelajaran.
  4. Menyajikan konsep dari berbagai mata pelajaran dalam satu proses pembelajaran dalam proses yang terintegrasi.
  5. Pembelajaran dapat berkembang sesuai dengan minat dan kebutuhan siswa.

D.    Manfaat Tematik Terpadu

  1. Menggunakan teknik belajar berkelompok dan memecahan masalah dengan saling menghargai.
  2. Mengoptimasi lingkungan belajar sebagai sumber belajar dan siswa mendapat peluang mengesplorasi materi secara lebih luas.
  3. Siswa memanfaatkan waktu untuk memproses informasi dalam mengeksplorasi konsep-konsep baru dan membantu peserta didik mengembangkan pengetahuan.
  4. Proses pembelajaran dalam kelas dengan format ramah otak.
  5. Materi pembelajaran dapat diaplikasikan langsung oleh siswa dalam konteks kehidupannya sehari-hari.
  6. Peserta didik yang relatif mengalami keterlambatan dapat memperoleh bimbingan guru dalam penerapan prinsip belajar tuntas.
  7. Guru memungkinkan  menerapkan variasi cara penilaian.

E.    Tahap Pelaksanaan Pembelajaran

  1.  Menentukan tema.
  2. Mengintegrasikan tema dengan kurikulum.
  3. Mendesain rencana pembelajaran termasuk pengorganisasian sumber belajar, bahan ajar, media belajar, dan kegiatan ekstrakurikuler.
  4. Melaksanakan Aktivitas Pembelajaran.

F.    Prinsip Penentuan Tema

  1. Sempit, namun mudah memadukan banyak bidang studi, mata pelajaran, atau disiplin ilmu.
  2. Memberikan bekal bagi peserta didik untuk belajar lebih lanjut.
  3. Sesuai dengan tingkat perkembangan peserta didik.
  4. Mampu mewadahi sebagian besar minat anak,
  5. Mempertimbangkan peristiwa otentik yang terjadi dalam rentang waktu belajar
  6. Sesuai dengan kurikulum yang berlaku
  7. Sesuai dengan ketersediaan sumber belajar.

G.   Model Pembelajaran Tematik Terpadu
Menurut Robin Fogarty  (1991) ada sepuluh model PTP, yaitu.

  1. Model penggalan (fragmented model) atan pemaduan terbatas, contoh pembelajaran tentang menyimak, berbicara, membaca dan menulis dapat dipadukan dalam materi keterampilan berbahasa.
  2. Model keterhubungan (connected model) menggunaan anggapan bahwa beberapa substansi pembelajaran berinduk pada mata pelajaran tertentu.
  3. Model sarang (nested model), memadukan berbagai bentuk penguasaan konsep ketrampilan melalui sebuah kegiatan pembelajaran.
  4. Model Urutan/Rangkaian (sequenced model), memadukan topik-topik antarmata pelajaran yang berbeda secara pararel.
  5. Model berbagi (shared/participative model). pemaduan pembelajaran akibat munculnya tumbang-tindih (overlapping concept) atau ide pada dua mata pelajaran atau lebih.
  6. Model jaring laba-laba (webbed model), berangkat dari pendekatan tematis sebagai acuan dasar bahan dan kegiatan pembelajaran.
  7. Model galur (threaded model), memadukan bentuk-bentuk ketrampilan.
  8. Model celupan (immersed model). membantu peserta didik dalam menyaring dan memadukan berbagai pengalaman dan pengetahuan dihubungkan dengan medan pemakaiannya.
  9. Model jejaring (networked model) berasumsi bahwa perubahan konsepsi, bentuk pemecahan masalah, maupun tuntutan bentuk ketrampilan setelah peserta didik mengadakan studi lapangan dalam situasi, kondisi, maupun konteks yang berbeda.
  10. Model terpadu (integrated mode) merupakan pemaduan sejumlah topik dari mata pelajaran yang berbeda, tetapi esensinya sama dalam sebuah topik tertentu.
(Disarikan dari materi pelatihan)
Materi untuk pelatihan: 

Leave a comment!

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.


Facebook Comments