TOPIK UTAMA »

July 18, 2014 – 5:18 pm | 145

Menyongsong pelaksanaan tahun pelajaran baru serta memperhatikan pelaksanaan penilaian prestasi kerja yang meliputi Sasaran Kerja Pengawai (SKP) dan penilaian perilaku kerja yang efektif berlaku mulai tahun 2014 pasti akan menimbulkan konsekuensi baru dalam pelaksanaan tugas, …

Read the full story »
BERITA
PEMBELAJARAN
PENGELOLAAN
DAYA INSANI
SUPERVISI
Home » PEMBELAJARAN

Indikator Produk Belajar dan Proses Belajar

Submitted by on February 7, 2011 – 5:03 pm4 Comments | 3,680

Sistem membelajarkan siswa yang efektif didukung dengan tiga pilar pengembangan keterampilan utama yaitu meningkatkan keterampilan berpikir, meningkatkan penguasaan informasi dalam rangka menguasai materi pelajaran, dan meningkatkan keterampilan menerapkan ilmu pengetauan. Indikator keberhasilan siswa  belajar terletak pada proses belajar dan hasil belajar.

Keterampilan berpikir, penguasaan ilmu pengetahuan, dan keterampilan menerapkan ilmu pengetahuan dapat dilihat pada hasil tes, perbuatan, dan karya siswa.  Untuk mendapatkan data mengenai perkembangan mutu hasil belajar, maka guru memerlukan indikator pencapaian belajar yang dilengkapi dengan kriteria keberhasilan yang terukur.

Dalam menetapkan  indikator proses dan hasil belajar keterampilan berpikir, mengelola informasi  atau materi pelajaran, dan produk belajar harus ditulis dalam rencana pelaksanaan pembelajaran. Namun, karena banyaknya pilihan yang mungkin  guru pilih, dalam hal ini guru sering mendapat kendala sehingga mutu proses belajar dan hasil belajar tidak tergambar pada indikator dan tujuan pembelajaran. Kedala  untuk merumuskan indikator proses dan hasil belajar sering  guru alami pada saat merumuskan  silabus dan  rencana pelaksanaan pembelajaran.

Untuk membantu para guru dalam merumuskan silabus dan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran terutama dalam mengembangkan  ketiga pilar keterampilan, yaitu ketermpilan berpikir, mengelola informasi dan mengembangkan karya inovatif  diintergarasikan dalam rangkaian proses belajar yang membentuk pengalaman belajar siswa.

Contoh di bawah ini mencerminkan pelaksanaan pembelajaran yang menggunakan teknik pengembangan keterampilan berpikir kritis dengan  dengan pendekatan berpikir ilmiah, mengelola informasi berupa teori dan hasil pengamatan di lapangan, mengasah keterampilan mengelola informasi yang guru kembangkan. 

Produk Belajar

Produk belajar siswa berupa karya tulis yang disajikan dalam bentuk presentasi yang siswa susun selama dua pelajaran dalam kelas. Apabila di sekolah tesedia teknologi informasi, maka siswa menyajikan hasil belajar dalam bentuk power point. Bukti fisik hasil belajar yang dapat guru nilai sebagai berikut:

  • Pernyataan masalah secara tertulis yang diperoleh dari hasil pengamatan.
  • Rumusan hipotesis.
  • Karya tulis berisi himpunan informasi teori hasil studi eksplorasi dari sumber belajar yang siswa dapatkan
  • Himpunan data hasil pengamatan siswa terhadap…..yang mendukung pembuktian hipotesis.
  • Rumusan pengelompokan informasi berdasarkan hasil penelitian
  • Kesimpulan hasil penelitian sederhana.
  • Dokumen tertulis yang siswa susun selama proses belajar berlangsung.

Proses Belajar

Untuk menghasilkan produk belajar yang lebih baik maka persiapan pembelajaran dapat dilakukan persiapan belajar seminggu sebelum siswa menampilkan hasil belajarnya. Pembelajaran dilakukan melalui pendekatan kolaborasi  melalui penerapan kerja sama kelompok. Ada pun hasil belajar yang dapat guru nilai sebagai berikut.

  • Berpartisipasi dalam aktivitas dalam kelas.
  • Menyeleksi tujuan yang hendak siswa capai.
  • Proses kerja sama siswa dalam merumuskan hipotesis
  • Menghimpun informasi dari sumber belajar yang siswa dapatkan.
  • Menentukan tindakan terbaik untuk merecanakan langkah kegiatan penelitian sederhana.
  • Menghimpun data melalui pengamatan di  lapangan.
  • Mengorganir data hasil pengamatan.
  • Membuktikan kebenaran hipotesis
  • Menyimpulkan hasil penelitian
  • Merayakan keberhasilan pelaksanaan penelitian

Untuk menunjang hasil belajar dan proses belajar seperti pada contoh di atas dapat disusun sejumlan pernyataan yang mengindikasikan proses berpikir kritis, mengelola informasi secara efektif, dan bentuk hasil belajar.

Indikator Keterampilan Berpikir Kritis ditunjukkan dengan contoh indikator seperti di bawah ini.

  • Merumuskan tujuan belajar
  • Merumuskan masalah secara spesifik dengan menenetukan kriteria
  • Menerapkan teknik pemecahan masalah
  • Merumuskan alternatif solusi
  • Mengembangkan diagram waktu (time line)
  • Memilih solusi yang paling potensial
  • Mengidentifikasi data yang relevan dengan masalah dari berbagai sumber belajar.
  • Mengolah data untuk mendukung keputusan atau kesimpulan
  • Mengevaluasi keterpenuhan kriteria.
  • Menyusun kesimpulan.

Indikator Keterampilan Pengelolan Informasi ditunjukkan dengan contoh indiaktor di bawah ini.

  • Memilih sumber belajar
  • Mengakses informasi dengan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi.
  • Menyimpulkan isi bacaan.
  • Merangkum isi bacaan dari berbagai sumber belajar.
  • Menggunakan informasi dalam mempertahankan argumentasi.
  • Terampil menyajikan informasi dalam bentuk teks.
  • Terampil menyajikan informasi dalam gambar.
  • Terampil menyajikan informasi dalam diagram.
  • Terampil menyajikan informasi dalam grafik.
  • Membandingkan informasi yang terkandung dalam teori dengan data yang diperoleh dari hasil pengamatan.

Pembelajaran harus dapat mendorong berjalannya proses kreatif siswa. Proses pengembangan kreativitas berpikir, mengelola informasi dan mengembangkan karya. Semakin banyak siswa mengeksplorasi, maka pembelajaran makin inspiratif. Teknologi semakin membuat siswa mempercepat menjelajah informasi. Untuk itu keterampilan menyaring informasi menjadi bagian strategis yang perlu guru kembangkan juga.

Selamat berkreasi.

4 Comments »

  • kasrip B says:

    Pak saya pengawas SMA Dinas Pendidikan Kab. Lamongan, selalu memanfaatkan tulisan-tulisan Bapak, alangkah lengkapnya kalau semua gagasan Bapak ini juga dibuatkan power point untuk paparan yg disampaikan ke guru-guru. Terima kasih Pak.

  • admin says:

    Atau begini Pak Kasrip, bapak coba sarikan dari tulisan yang menurut Bapak perlu, dan kita publikasikan juga melalui GP. Biar tambah semarak. Tks.

  • Abdul Haris says:

    menurut sya.indikator produk tdk harus berupa kertas kerja, tetapi produk berpikir sdh cukup, contoh menjelaskan objek atau sesuatu. mohon penjelasan

  • admin says:

    Karya yang dapat manusia hasilkan bisa dalam bentuk hasil olah pikir yang dinyatakan secara lisan atau tulisan, bisa dalam bentuk perbuatan. Dari kelompok itu dapat diurai dalam bentuk karya yang lebih variatif dalam berbagai bidang kehidupan. kerja terja menjadi salah satunya. Segala hal selalu berubah sesuai perkembangan jaman, produk berpikir pun selalu kurang untuk menjawab masalah hidup yang paling aktual. Salam.

Leave a comment!

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.


Facebook Comments