SKP Pengawas 2018

Penetapan Sasaran Kerja Pegawai untuk pengawas hingga kini masih bervariasi. Namun demikian proses penyeragaman semakin meningkat. Sebagaimana kita ketahui bahwa pengawas memiliki 4 tugas pokok.

Merencanakan pengawasan yang meliputi 4 tugas utama, yaitu:

Pertama, melaksanakan pembinaan dengan bukti pengawas melakukan supervisi manajerial dan akdemik pada sekolah binaan. Jumlah sekolah binaan dan guru binaan sudah ditetapkan peraturan, misalnya, pengawas SD mesti membina 10 sekolah dengan 60 orang guru. Sedangkan  pengawas SMP, SMA, dan SMK membina 7 sekolah binaan dengan 40 orang guru. Bukti pelaksanaan pembinaan mesti didukung dengan data bahwa kepala sekolah dan guru binaan tersentuh program.

Kedua, melaksanakan bimbingan dan pelatihan  Yang menjadi sasaran pelaksanaan tugas ini adalah guru yang terhimpun  dalam MGMP/MGBK/Gugus  dan kepala sekolah yang terhimpun dalam MKKS/K3S, mapun akvitas bimbingan yang dilakukan secara individual atau kelompok pada tingkat satuan pendidikan Dalam sistem bimbingan- pelatihan angka kredit dihitung berdasarkan jumlah pertemuan. Materi yang  dilatihkan sesuai dengan kebutuhan  guru atau kepala sekolah. Bukti fisik adanya rencana bimlat, bukti implementasi, dan pencapaian kompetensi guru atau kepala sekolah.

Ketiga, pemantauan 8 standar nasional pendidikan. Bukti fisik adanya jurnal atau catatan kegiatan, instrumen pemantauan, dan hasil pemantuan setiap satuan pendidikan yang dipantau dalam memenuhi 8 standar nasional pendidikan. Instrumen yang yang dapat digunakan sebagai acuan adalah instrumen eds dan instrumen akreditasi. Dalam hal ini terbuka pula menggunakan instrumen hasil rekayasa pengawas. Pemenuhan angka kredit dihasilkan dengan seluruh sekolah binaan terpatau dan ada hasilnya.

Keempat, penilaian prestasi kerja kepala sekolah dan verifikasi penilaian prestasi kerja guru. Bukti fisik yang mesti pengawas pegang adalah hasil penilaian kienrja kepala  sekolah dan rekapitulasi hasil penilaian kinerja guru.

Setelah melaksanakan tugas pengawas wajib melaksanakan evaluasi dan melaporkan pelaksanaan tugas pokoknya.

Untuk menunjang pelaksanaan tugas itu, pengawas dapat menggunakan format SKP  yang disertai dengan format SKP seperti yang terdapat pada model berikut:

Format Model SKP Pengawas 2018

Pada format masih disertakan model perhitunganya, namun dalam realiasi pada bulan Janurai cukup menetapkan lembar skp yang sehelai saja sebagai acuan penyusunan progam tahunan

Semoga bermanfaat.

 

About Dr. Rahmat

Dr. Rahmat adalah pengawas sekolah, narasumber, pelatih, dan konsultan pengembangan sumber daya insani sekolah.

Comments

comments