Strategi Menyusun Laporan Best Practice: Memulai dari Bagian Akhir

Laporan best practice dapat memenuhi syarat karya tulis ilmiah jika penulisannya dimuali dari akhir. Mulailah dari menghimpun lampiran dengan menghimpun bukti fisik yang diperlukan dalam penyusunan laporan. Ada pun lampiran itu dapat berupa analisis data empirus untuk menentukan masalah, dokumen perencanaan, tujuan yang hendak diraih, strategi untuk mewujudkan tujuan, data pelaksanaan kegiatan, penilaian, kendala yang dihadapi, solusi untuk menyelesaikan kendala, dan bukti keunggulan hasil.. Dengan data yang lengkap, maka penulisan laporan akan menjadi lebih mudah.

Dengan persiapan yang baik laporan akan lebih objektif. Objektivitas datang dari laporan yang dilengkapi dengan sejumlah bukti fisik yang autentik, bukti fisik dalam bentuk fakta yang benar-benar diangkat dari pengalaman kerja praktik terbaik. Penulis laporan menghimpun data dari proses kerja yang dilakukannya. Bagi guru salah satu bahan laporan terpenting adalah masalah yang tumbuh dari proses melaksanakan tugas sebelumnya yang menjadi landasan pengembangan rencana pelaksanaan pembelajaran. Dokumen pertama adalah lembar analisis masalah dan rencana tindakan perbaikan yang inovatif.

Untuk membuktikan bahwa strategi atau metode pengajaran yang digunakan terbukti efektif, membutuhkan pembuktian. Pertama hasil belajar siswa terbukti lebih baik daripada yang telah dicapai sebelumnya. Untuk mendukung argumentasi, diperlukan data hasil pencapaian belajar siswa pada masa sebelum siswa mendapat perlakuan dan data pencapaian hasil belajar setelah perlakuan perbaikan dilakukan. Untuk meyakinkan peneliti bahwa benar strategi baru terbukti menghasilkan pencapaian lebih baik, peneliti perlu membuktikan bahwa perlakuan perbaikan dilakukan tak hanya dilakukan satu kali. Jika dalam dua tiga kali perbaikan dilakukan dengan mendapatkan pencapai terbaik, maka strategi yang digunakan pantas dinyatakan sebagai best practice.

Data berikutnya adalah dokumen rencana kegaitan, bagi guru yang diperlukan adalah RPP. Keunggulan RPP harus dilihat dari indicator pencapaian kompetensi yang harus siswa capai dan strategi yang guru rencanakan untuk perbaikan. Keunggulan harus menjadi solusi atas masalah. Dalam RPP terkandung proses pemecahan masalah dan  keunggulan hasil yang diharapkan. Keunggulan dalam rencana dapat dilihat dari indikator pencapaian kompetensi yang sama atau lebih baik dari sebelumnya, perubahan strategi pembelajaran yang lebih mengarah pada pencapai tujuan , dan instrumen penilaian. Keunggulan strategi mestinya terlhat pada prosedur yang pembelajar yang lebih baik untuk mewujudkan target kompetensi yang melebihi pencapaian sebelumnya.

Kebutuhan berikutnya adalah himpunan data yang diperoleh dari pelaksanaan kegaitan pembelajaran. Fakta yang dihimpun dapat berupa diagram, gambar, table, foto, video kegiatan yang dipadukan dengan teks. Hipunan data pada prinsipnya merupakan bagian dari bukti bahwa prosedur yang digunakan terbukti memfasilitasi siswa belajar dan hasilnya terbukti lebih baik dari keadaan sebelumnya.

Selain mencatat keunggulan, peneliti perlu menjawab permasalahan lain yang cukup mendasar. Bukti yang dapat diungkap sehingga cara yang digunakan masuk dikategori unggul? Di mana letak keunggulannya? Mengapa unggul? Jawaban atas dua pertanyaak itu  perlu disusun secara sitematik sebagai jawaban atas masalah. Ada baiknya untuk bahal laporan jawaban disusun dalam bentuk materiks.

Penting juga untuk mendeskripsi hambatan yang dihadapi dan  cara menyelesaikan hambatan dalam pelaksanaan kegiatan. Untuk mendapat keyakinan bahwa cara yang digunakan benar-benar baik, berapa kali kegiatan itu diulang? Deskripsikan semuanya dengan ringkas dan jelas. Sesuatu yang terbukti unggul mestinya sekali pun diulang-ulang pelaksanaanya akan tetap unggul sehingga orang lain yang perlu jika memenuhi prosedur yang ditentukan dan memenuhi syarat sumber daya pendukung, maka hasilnya akan tetap unggul

Pebaikan peroses kerja dapat menjadi kegiatan ilmiah jika perbaikan proses kerja menggunakan landasan teori. Pendapat para pakar atau hasil penelitian terdahulu sebaiknya digunakan sebagai dasar, di samping  aturan yang dapat dipedomani. Berkenaan dengan  landan teori maka sebelum laporan disusun deskripsikan teori yang digunakan dan susun pula sumber yang digunakan dalam bentuk daftar bacaan. Keapikan menyusun kutipan dan mendata sumber bacaan secara benar akan terhindar jebakan  plagiat.

Atas dasar uraian secara itu maka, bukti fisik yang diperlukan sebelum menyusun model karya tulis ilmiah laporan best practice sebagai berikut:

  1. Dokumen analisis kondisi nyata dan kondisi yang diharapkan untuk menentukan perumusan masalah yang diangkat dari proses kerja terdahulu.
  2. Strategi pemecahan masalah yang diintegrasi dalam dokumen model RPP yang digunakan dalam pembelajaran. Dalam dokumen hendaknya diperhatikan kompetensi yang harus siswa capai, strategi terbaik dalam pembelajaran, perangkat yang diperlukan, dan instrument penilaian.
  3. Bukti fisik pelaksanaan pembelajaran berupa data tentang kegitan guru dan kegiatan siswa, foto-foto, perangkat yang siswa gunakan dalam pebelajaran, hasil belajar yang dapat siswa wujudkan, dan perangkat penilaian hasil belajar.
  4. Prosedur kerja dari mulai merencanakan, melaksanakan, dan menilai hasil. Bukti fisik dapat berupa foto, video, atau  dokumen lainnya.
  5. Catatan yang menujang pembuktian keunggulan proses mengajar dan belajar,  Pada catatan sebaiknya meliputi penddahuluan, inti, dan penutup. Catatan meliputi kegiatan pertama dan kegiatan ulangan untuk mendapatka keyakinan bahwa proses yang dipilih terbukti unggul.
  6. Catatan tentang kendala yang muncul dalam mewujudkan keunggulan dan cara menyelesaikan kendala yang muncul..
  7. Teori yang mendasari penerapan strategi untuk mendukung best pratice dan cara menerapkan teori. Setiap teori dan dasar hukum, Sumber bacaan yang mendasarinya harus dicatat lengkap dalam bentuk daftar bacaan.

Jika seluruh perangkat yang akan menjadi bahan laporan tersedia maka mulailah menyusun laporan karya ilmiah best pratice dengan struktur yang memenuhi syarat laporan dalam bentuk karya tulis ilmiah.

Demikian tulisan ini ini saya sajikan, semoga ada manfaatnya. Salam pendidikan.

Artikel Terkait:

Mengapa Laporan Best Practice Termasuk Karya Ilmiah?

About Dr. Rahmat

Dr. Rahmat adalah pengawas sekolah, narasumber, pelatih, dan konsultan pengembangan sumber daya insani sekolah.

Comments

comments