Kolaborasi Pengawas dalam Pelaksanaan Tugas

Menelaah perangkat administrasi yang pengawas perlukan sebagai bukti fisik pelaksanaan tugas, sungguh mencengangkan. Perangkat yang dipersyaratkan sungguh terlalu banyak sehingga dapat menjebak pekerjaan pengawas pada penyelesaian penyelesaian administrasi. Beban administrasi masih perlu diperhitungkan banyaknya agar dapat menunjang pengawas dapat berkerja efektif. Penilaian tidak hanya mengejar keterpenuhan adminsitrasi, namun harus menukik pada apa yang sesungguhnya pengawas lakukan di lapangan dan  apa manfaat yang dinikmati sekolah sebagai hasil dari pengawasan

Menyikapi itu, sepertinya tidak mungkin seluruh perangkat administrasi dapat diselesaikan oleh pengawas sendiri-sendiri. Dalam era penilaian kinerja pengawas kerja sama yang terarah sangat diperlukan. Oleh karena, fungsi koordinasi yang mengarah pada pencapaian targer menjadi salah satu penentu keberhasilan.

Pengawas sekolah Kota Bogor dari mulai pengawas TK, SD, SMP, SMA, dan SMK sebanyak 60 orang pengawas akan bekerja sama melaksanakan workshop dua hari ke depan yaitu pada hari Selasa dan Rabu tanggal 7 dan 8 Pebruari 2012.Pertemuan ini telah direncanakan sebagai program tahunan pengawas.

Pengawas Kota semula mengagendakakan pertemuan dilakukan rutin sebulan sekali. Namun target itu tidak dapat diwujudkan. Misalnya, bulan Januari yang seharusnya pengawas bertemu, dalam kenyataan sulit dilkukan karena semua pengawas memiliki agenda masing-masing.

Pertemuan akan dilakukan dalam dua hari yaitu hari Selasa dan Rabu. Kegiatan ini sebagai tindak lanjut dari sosialisasi  sistem penilaian kinerja pengawas sekolah  (PKPS). Dalam dua hari ini para pengawas Kota Bogor akan mencoba merumuskan strategi untuk meningkatkan mutu kinerja dalam pementuhan standar.

Kegiatan ini bertujuan untuk memperbaiki strategi pengawas dalam melaksanakan tugas yang yang kurang terkoordinasi secara sitematis. Pengawas melaksanakan tugas dengan dilandasi program yang disusun masing-masing.  Akibatnya hasil kerja pengawas menjadi kurang bermakna pada tingkat kota karena tidak dapat ditindaklanjuti dengan sistem pengolalah bersama. Data yang pengawas kumpulkan dari sekolah tidak terstandar.

Workshop kali ini bertujuan untuk mengembangkan kolaborasi pengawas dalam melaksanakan tugas melalui pengembangan program bersama. Dengan dilandasi program yang disepakti bersama pada tingkat kota diharapkan pengawas dapat melaksanakan tugas lebih efektif karena data yang diperoleh oleh setiap pengawas dapat ditindaklanjuti dengan proses pengolahan data tingkat kota.

Di samping  itu, kegiatan bertujuan untuk mengembangkan kapasitas pengawas dalam memenuhi standar kinerja sebagai realisasi dari Permenpan Nomor 21/2010. Dengan tercapainya tujuan tersebut diharapkan pengawas siap menyongsong era penilai kinerja melalui penguatan pemenuhan bukti fisik dan produk pengawasan  yaitu terpetakannya kinerja sekolah dalam pemenuhan standar nasional pendidikan.

Kegiatan pokok dalam dua hari meliputi pengenalan komponen administrasi penunjang efektivitas tugas pengawas yang meliputi:

  • [download id=”2991″]
  • [download id=”2992″]
  • [download id=”2993″]
  • [download id=”2994″]
  • [download id=”2995″]
  • [download id=”2996″]
  • [download id=”2997″]
  • [download id=”2998″]
  • [download id=”2999″]

Setelah mengenali struktur dan perangkat administrasi para pengawas direncankan akan merevisi program tahunan, program semester, RPA, dan RPM, menyempurnakan instrumen, dan menentukan agenda kegiatan kolaborasi pengawasan yang akan dilakukan selama semester genap.

Kegiatan menggunakan strategi kerja kelompok dengan metode ATM (amati, tiru dan modifikasi). Seluruh perangkat yang dibuat tidak dimulai dari nol melainkan menyempurnakan perangkat yang sudah ada.

Pada hari pertama para pengawas dapat menelaah ulang program tahunan dan program semester. Pada hari kedua diharapkan dapat merevisi Rencana Pengawasan Akademik dan Manajerial yang akan digunakan bersama-sama mulai minggu depan, Landasan analisis menggunakan  diagram tentang [download id=”3001″]

Kegaitan selama dua hari menghasilkan beberapa kesepakatan dan dokumen. Kesepakatan yang dapat disetujui yaitu pada bulan Pebruari pengawas dari seluruh jenjang pendidikan akan melakukan supervisi pembelajaran  yang meliputi perencanaan belajar, supervisi kelas, dan supervisi penilaian  di kelas yang tidak sedang menghadapi ujian. Pada kelas yang sedang bersiap menghadapi ujian akhir, para pengawas akan melakukan supervisi sekolah standar penilaian.

Kesepatan ini akan ditindaklanjuti dengan pertemuan bulan depan. Pada pertemuan itu pengawas akan melakukan evaluasi dan pemetaan kinerja sekolah dalam memenuhi standar isi, proses, dan penilaian untuk meningkatkan pejaminan terpenuhi standar kompetensi lulusan.

Agenda kedua dalam pertemuan bulan depan adalah meningkatkan kompetensi pengawas penelitian dan pengembangan melalui perencanaan penelitian tindakan sekolah (PTS).

Dokumen yang berhasil direview adalah program tahunan pengawas tiap jenjang, program semester tiap jenjang, program pengawasan akademik dan manajerial untuk masing-masing pengawas,  instrumen supervisi penilaian, dan instrumen supervisi pembelajaran.

Ada pun draf bahan review  untuk masing-masing jenjang dapat GP lampirkan di bawah ini.

  1. [download id=”3007″]
  2. [download id=”3002″]
  3. [download id=”3003″]
  4. [download id=”3004″]
  5. [download id=”3005″]
  6. [download id=”3006″]

Data pelaksanaan tugas

[download id=”2874″]

Harapan lebih lanjut,  hasil kerja bersama itu bisa menjadi bahan perbaikan dan referensi kegaitan pada  forum kerja pengawas yang diselenggarakan di tempat lain yang serupa.

Artikel yang terkait:

Program Pengawas 2012

About Dr. Rahmat

Dr. Rahmat adalah pengawas sekolah, narasumber, pelatih, dan konsultan pengembangan sumber daya insani sekolah.

Comments

comments

6 comments

Bu Dwi, materi hasil workshop masih dalam proses untuk menghimpunnya, semoga minggu ini bisa kami tunjukkan. Salam

meski pakai metode ATM (Amati ,Tiru, Modifikasi) tdk dari nol….tetap msh pusing pak he…he…Salut dan selamat tuk pak Rahmat semoga senantiasa diberkan kesehatan…dan tetap berkarya.