Meningkatkan Keterampilan Siswa Menanya

Meningkatkan kompetensi siswa menanya merupakan tantangan paling sulit. Sekali pun guru mengerti benar bahwa bertanya mengenai apa yang hendak dipelajari itu amat penting, namun menggeser daya budaya memperhatikan ke menanya benar-benar tidak mudah. Literasi menanya dalam proses belajar, boleh jadi masih menjadi barang aktivitas yang belum biasa berproses.

Meningkatkan keterampilan siswa menanya yang dihubungkan dengan Taksonomi Bloom lebih jarang lagi guru lakukan. Merefleksikan taksonomi dalam bentuk pertanyaan yang harus siswa kuasai ternyata lebih memudahkan guru dalam menggali kompetensi yang harus siswa kuasai. Biasanya guru sulit memcari membuat contoh penerapan konsep, namun mereka lebi mudah jika berangkat dari pertanyaan yang dikembangkan sebagai dasar perumusan kompetensi peserta didik.

Taksonomi Bloom dalam hal ini lebih mudah dipahami sekali pun harus diintegrasikan dengan dengan fakta, konsep, prosedur, dan metakognitif.

Berikut contoh kompetensi level berpikir yang dinyatakan dalam bentuk pertanyaan.

Level Berpikir Rendah (Low Order Thinking/LOT)

Pertanyaan untuk Mengingat:
1) Apakah itu…….?
2) Dimanakah….?
3) Kapan…..terjadi?
4) Siapakah pelaku utamanya…? Yang mana….?
5) Dapatkah saya mengungkapkan kembali arti …?
6) Bagaimana kejadiannya….?
7) Bisakah saya menceritakan kembali …?

Pertanyaan untuk Memahami:
1) Bisakah saya mengelompokan …? Apakah bisa melihat perbedaan …. dengan….?
2) Apakah saya bisa mengungkapkan kembali hasil pemikiran itu dengan kata-kata saya sendiri…?
3) Bisakah saya menuliskan cara menyelesaikan….?
4) Apa gagasan utama…?
5) Pernyaan mana yang mendukung…? Pernyatan mana yang melemahkan …?
6) Bagaimana meringkas meringkas….. sehingga menjadi rumusan baru?

Pertanyaan untuk Menerapkan
1) Bagaimana saya menggunakan…?
2) Bagaimana saya memecahkan…. ?
3) Bagaimana menggunakan media ….agar saya dapat menerapkan….?
4) Contoh apa yang dapat saya temukan untuk…?
5) Bagaimana saya menyusun …untuk menunjukkan…?
6) Bagaimana saya menerapkan …. yang saya pelajari?
7) Bagaimana tahap kegiatannya … sehingga saya dapat membuat ini?
8) Apa ada cara lain yang akan gunakan untuk…?
9) Apa yang akan terjadi jika…? Dapatkah saya menggunakan informasi ini untuk…?
10) Bahan apa saja yang akan saya gunakan untuk mengubah…?

Level Berpikir Tinggi (Higher Order Thinking/HOTS)

Pertanyaan Untuk level Analisis
1. Apa yang menjadi bagian dari…?
2. Bagaimana…..terkait dengan… sehingga ….. berfungsi baik?
3. Bagian mana yang ……..? Apa yang mendorong saya untuk mengetahui……?
4. Dapatkah saya menulikan daftar bagian-bagian…?
5. Kesimpulan apa yang bisa saya rumuskan gambar…? –
6. Dapatkah saya mengidentifikasi bagian-bagian yang berbeda…?
7. Bukti-bukti apa yang bisa saya temukan….?
8. Apakah ada hubungan antara…?
9. Hal apa manakah yang membedakan keuatan…..dengan …..?
10. Apa fungsi…..?
11. Apa buktinya…?
12. Apa pendapat saya…?
13. Menurut asumsi saya …?
14. Apa pernyataan yang sesuai mengenai….?
15. Apa motif di balik ….?
16. Kesimpulannya….?
17. Apakah keyakinan pengarang di balik teks…..?
18. Apa ada hubungan antara…. dengan….?

Pertanyaan untuk Level Evaluasi:
1. Apa yang akan terjadi jika …? Dapatkah alasannya …?
2. Bagaimana ….beradaptasi…. untuk membuat menjadi kondisi yang lebih …?
3. Apa yang sebaiknya dilakukan …? Bagaimana mengujinya…?
4. Bagaimana memperkirakan hasil …? Apa yang bisa dilakukan untuk meminimalkan kegagalan…?
5. Dapatkah Anda membangun sebuah model yang akan mengubah …? •
6. Bukti apa yang bisa Anda temukan …? • Apa hubungan antara …?
7. Dapatkah Anda membuat perbedaan antara …? • Apa fungsi dari
8. Apakah ….. menjadi solusi yang lebih baik?
9. Apakah …… baik atau buruk?
10. Apakah …… dapat dipercaya?
11. Bagimana ….. bisa menjadi yang baik?
12. Apakah konsekuensi dari…..?
13. Mengapa …. sebagai sesuatu yang bernilai?
14. Apakah …. sebagai pilihan yang lebih baik?
15. Bagaimana akan mengevaluasi …?
16. Bagaimana cara membandingkan … teman-teman?Mana yang lebih baik?

Pertanyaan Level Berkreasi :
1. Apakah saya dapat mendesain ….?
2. Apakah saya dapat melihat ada data yang lebih mendukung memecahkan….?
3. Dapatkah menggunakan teori ….. untuk memecahkan masalah ….?
4. Dapatkah anda menemukan solusi untuk …. ?
5. Apabila kekuatan baru , bagaimana cara anda mengatasi ….?
6. Apa resiko yang harus dihadapi jika….?
7. Berapa banyak cara untuk mengatasi…..?
8. Dapatkah ada ide baru yang dapat digunakan ….?
9. Bagaiman cara menguji ….. untuk membuktikan dapat kita pilih?
10. Ajukan alternatif ……Apakah tak bertentangan dengan aturan

Sekarang silakan guru mengandai-andai, jika siswa menguasai model-model keterampilan menanya seperti itu maka betapa banyak yang dapat diharapkan pada masa depan.

About Dr. Rahmat

Dr. Rahmat adalah pengawas sekolah, narasumber, pelatih, dan konsultan pengembangan sumber daya insani sekolah.

Comments

comments