Mengembangkan Kegiatan Tim Penjaminan Mutu Satuan Pendidikan

Dalam membimbing anggota tim pennjaminan mutu internal satuan pendidikan telah saya coba dengan menggunakan pendekatan proyek berbasis masalah. Ada pun masalah yang dibahasa seperti ini. Fakta Apa yang Semestnya Tampak Dalam Pembelajaran Aktif dan Kreatif? Bagaimana cara menghimpunnya?

Tim pengembang mencoba untuk mengembangkan aktivitas awal dengan cara mengenali  contoh fakta yang sangat diharapkan dapat terjaring dalam observasi pembelajan.

Beberapa contoh fakta yang diharapkan dapat tim himpun.

  1. berdoa sebelum belajar
  2. mengamati tujuan belajar
  3. menelaah kompetensi yang akan dikuasai setelah melakukan kegiatan belajar.
  4. mengaitkan materi pada kd … dengan ….
  5. beberap sswa membacakan materi yang akan dipelajarinya
  6. berkolaborasi untuk menentukan masalah yang akan diselesaikan selama proses belajar
  7. berdiskusi tentang informasi yang siswa butuhkan untuk memecahkan masalah.
  8. mencari informasi dengan berkolaborasi dalam kelompok
  9. mencatat informasi yang mereka peroleh
  10. mengomunikasikan informasi yang telah mereka peroleh
  11. menyatukan informasi dalam kelompok
  12. menggunakan informasi untuk memcahkan maslalah
  13. memecahkan masah.
  14. menggembangkan ide-ide dalam menyelesaikan masalah dst.

Fakta itu selanjutnya guru pilah ke dalam tiga kelompok fakta. Terdapat fakta yang mengalami pengalaman tertentu seperti mengamati, mencoba, merumuskan masalah dst. Kelompok kedua adalah berinteraksi seperti aktivitas siswa menanya, berdisikusi, mengungkapkan ide, menjawab pertanyaan. Kelompook fakta ketiga adalah mengkomunikasikan, misalnya, menyajikan data, menceritakan, melaporkan, menunjukkan hasil kerja.

Jika diamati lebih dalam baik dalam proses membangun pengalaman atau mengalami peristiwa tertentu, berintraksi, dan mengomunikasikan maka seluruh perilaku yang siswa kembangkan dalam belajar merupakan pengalaman.

Bagaimana proses penghimpunan fakta dalam supervisi? Menjawab pertanyaan ini, maka tim melakukan kegiatan simulasi dengan menggunakan prosedur berikut:

  1. melakukan pertemuan untuk menentukan tujuan menghimpun
    fakta.
  2. menentukan contoh fakta yang mesti dicatat dalam melakukan
    observasi.
  3. mengamati video pembelajaran
  4. memcatat fakta yang terjading dari video pada lembar kerja
  5. mengelompokan fakta pada aktivitas belajar mengalami, beriteraksi dengan cara berdiskusi.
  6. menggunakan fakta untuk memetakan pencapaian pada tiap
    butir instrumen yang digunakan. Setiap fakta dapat digunakan
    berulang sebagai bukti pemenuhan kriteria pada instrumen.
  7.  menghitung skor pencapaian sehingga dapat dilihat posisi
    kekuatan seseorang berdasarkan rentang skor yang telah
    ditentukan.
  8. menarik kesimpulan.
  9. merefleksi peta kekuatan dan kelemahan.
  10. merumuskan rencana tindak lanjut.

Sepuluh langkah itu telah diapresiasi dengan baik oleh tim penjaminan mutu satuan pendidikan dalam melaksanakan kegiaitan supervisi pemebelajaran. Apresiasi yang baik terutama dinyatakan setelah menyadari bahwa banyak tim ditugasi untuk melakukan supervsi, tetapi belum dibekali dengan keterampilan untuk melakukannya.

Semoga bermanfaat.

About Dr. Rahmat

Dr. Rahmat adalah pengawas sekolah, narasumber, pelatih, dan konsultan pengembangan sumber daya insani sekolah.

Comments

comments