Melihat Lebih Dekat Pembelajaran Kelas Digital di Korea Selatan

Sistem pendidikan Korsel

Sistem pendidikan Korsel memiliki banyak kesamaan dengan sistem pendidikan Republik Indonesia. Petahapan satuan yang dimulai dari sekolah dasar 6 tahun, pendidikan menengah pertama 3 tahun, sekolah menengah atas 3 tahun,  College 2 tahun, dan Universitas 4 tahun, selanjutnya Master dan Doktor. Tak berbeda dari Indonesia.

0-sistem-pendidikanSiswa yang bersekolah sampai mengikuti pendidikan menengah bebas biaya, di sekolah mereka memperoleh makan. Namun demikian, untuk mendukung penguatan kemampuan belajar siswa masih membayar biaya lain untuk meningkatkan keunggulan masing-masing, seperti bimbingan belajar di malam hari. Biaya tambahan itu nilainya besar, sehingga para orang tua mengeluarkan biaya pendidikan anak lebih dari 40% dari penghasilannya per bulan.

Angka melanjutkan sekolah sangat tinggi. Seluruh tamatan SD melanjutkan ke SMP. Sebanyak 97% tamatan SMP melanjutkan ke sekolah menengah atas, dan 85% tamatan sekolah menengah atas masuk perguruan tinggi, kecuali lulusan sekolah kejuruan, tak boleh melanjutkan langsung. Mereka dapat melanjutkan ke perguruan tinggi  setelah bekerja minimal  3 tahun. Sampai saat ini, Korea Selatan masih memberlakukan wajib militer. Pemuda yang  memenuhi persyaratan  militer, paling lambat paa umum 29 tahun wajib mengikutinya.

 

Prestasi Pendidikan Korea Selatan

Prestasi siswa Korsel pada tingkat internasional dapat dilihat pada daya saingnya di OECD. Tahun 2006 Korea Selatan menduduki prestasi baik, mereka menempati urutan pertama dalam kemampuan memecahkan  masalah yang belum pernah mereka dapatkan sebelumnya. Urutan ketiga dalam lomba bidang matematikan, urutas kesebelas dalam bidang sains. Prestasi yang itu ditunjang dengan sistem pendidikan yang mengedepankan pola kerja keras dan belajar dengan keras ditunjang dengan jaringan akses internet berkecepatan tinggi di seluruh penjuru negeri sehingga memudahkan sekolah menggunakannya.

Tahun 2012 posisi prestasi Korea Selatan di OECD menduduki kelompok lima besar bersama dengan Shanghai, Singapura, Hong Kong, dan China Taipei. Pada kemampuan  memecahkan masalah yang baru, anak Korsel tetap menduduki posisi paling atas, disusul oleh Jepang. Kemampuan itu telah berkontribusi positif terhadap pembangunan negaranyan. Dalam kurun waktu  40 tahun dari negara yang miskin (menurut pengakuan rakyat Korsel) berubah menjadi negara industri terkemuka dan rakyatnya dengan cepat berubah  lebih makmur.

 

Sasaran Kunjungan

Kunjungan tim dari Indonesia yang terdiri atas kepala sekolah, pengawas, dan tim  pengarah dari Kemendikbud dilaksanakan pada tanggal 7 hingga 16 November 2016. Kami mendapat kesempatan melihat dari dekat empat sekolah menengah atas kejuruan terbaik dan satu universitas. Sekolah yang kami kunjungi yaitu Seoul Robotics High School, Mirim Girls Information Science High School, Incheon Electronic Meister High Shool; dan Jung Seok Aviation Science High School; dan  INHA University. Dua sekolah pertama berada di Seoul dan tiga lembaga terakhir berada di Incheon.

  1. Seoul Robotics High School

9-gedung-sekolahSeoul Robotic High School adalah salah satu dari dua sekolah di Korea Selatan yang menyiapkan peserta didik berkompeten sebagai tenaga terampil menengah bidang robot. Kedudukan sekolah ini amat strategis karena disiapkan khusus untuk memenuhi kebutuhan pengembangan idustri. Kepala sekolahnya menyatakan bahwa sekolahnya adalah masa depan negara. Pengelolaan industri strategi yang makin mekanistis memerlukan  robot.

Sekolah didirikan tahun 1994 dengan jumlah siswa sebanyak 480 orang. Untuk dapa masuk sekolah ini siswa diseleksi ketat. Siswa datang dari pelosok negeri.  Seleksi berdasarkan kemampuan akademis, bakat, dan karakter untuk menjunjung tinggi disiplin, kolaborasi, tanggung jawab, jujur, dan belajar dengan keras. Karena belajar di sekolah ini  memerlukan peminatan yang kuat, maka kegagalan belajar sudah diantisipasi dengan cara sebelum siswa mendaftar, calon siswa dapat datang ke sekolah untuk mendapatkan penjelasan tenang materi yang akan siswa pelajari, cara belajar, dan target kompetensi yang sekolah tetapkan, dan begitu tamat harus memasuki dunia kerja.

Pengembangan kurikulum diarahkan untuk memenuhi kebutuhan industri yang menerapkan teknologi terkini. Oleh karena itu,  kolaborasi pemerintah dunia usaha, dan para ahli di bidang pendidikan harus duduk bersama merumuskan tujuan sekolah, mengembangkan kurikulum, sampai pada merancang praktik kerja. Lebih dari itu, pihak dunia industri  menjadi bagian penting  karena selain menjadi pengguna lulusan, juga menjadi sumber informasi tentang kurkulum  yang diperlukan agar lulusan sesuai dengan kebutuhan pekerjaan di dunia industri.

Pembelajaran ditunjang oleh guru-guru yang sangat terlatih dan selalu mengikuti perkembangan teknologi terkini. Mereka  berasal dari perguruan tinggi atau dunia usaha. Pelaksanaan embelajaran di tiap kelas ditunjang dengan teknologi paling canggih dengan menggunakan standar Jeman. Miniatur robot yang digunakan di pabrik, seperti mekanisme  produksi berbasis program computer diterapkan untuk membekali siswa belajar dari pengalaman yang sesungguhnya mereka perlukan dalam pekerjaannya.

Karena itu, kewirausahaan sekolah tumbuh dalam bentuk program penggunaan robot dalam dunia industri. Dalam memperkuat mutu lulusan, selama siswa mengikuti pendidikan harus dapat menghasilkan karya individu tiga kali. Pada kelas 10, 11, dan 12 masing-masing satu karya. Daalam meningkatkan penjaminan mutu maka pada tiap tingkat diarahkan oleh tim guru yang bertanggung jawab. Dengan demikian penjaminan dilakukan oleh wakil kepala sekolah bidang kurikulum yang dibantu oleh penanggung jawab program tiap tingkat.

  1. Mirim Meister High School

new-picture-3Sekolah yang kedua yang kami kunjungi adalah Mirim Meister High School. Sebuah sekolah swasta yang disponsori pemerintah  dengan didukung dengan fasilitas teknologi tinggi dan melakukan pelatihan teknis  pata tiga program yang dilaksanakan dengan melibatkan tiga perusahaan pada penyeleksian siswa, smenjunjung karakter sebagai dasar, sekolah yang ditunjang dengan  fasilitas paling canggih, serta mengedepankan prestasi.

Kurikulum sekolah selalu berubah adaptif dengan perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan kebutuhan perusahaan yang terkini. Pelaksanaan praktiknya didukung oleh berbagai lembata terkemuka seperti perusahaan digital, software, ICT promotion. Yang unik di sekolah ini hanya mengasuh siswa. Sekolah menangani khusus untuk mengembangkan kemamppuan  perempuan, yang semula dipandang tertinggal, kini bisa disejajarkan dengan anak laki-laki.  Sekolah didirikan dengan cita-cita yang sangat realistik, membantu remaja perempuan di umur dua puluhan mejadi inovator di bidang teknologi infomrmasi dan komunikasi.

Sekolah ini membuka tiga jurusan, yaitu

  1. Intraktif Media, yaitu melatih siswa menjadi tenaga ahli dalam dalam bidang programing new  media dengan mengaplikasi kurikulum pada media genarasi terbaru seperti  smart TV atau smart phone . Pengelolaan jurusan ini urusan ini bekerja sama dengan Samsung dan LG.
  2. New media desain: Mendesain Media Digital yang menekuni pengembangan tenaga prfesional untuk yang menciptakan desain yang baik untuk berbagai berbagai media seperti teve, smart phone atau web.</li>
  3. Media Solution: Mencetak web yang keren dengan aplikasinya dalam Mobil Web dan Professional Application.

Sekolah seperti ini terdaapt 38 di Korea Selatan dan hanya mirim yang berkonsentrasi pada pengembangan konten media dengan fasilitas paling canggih serta kurikulum paling responsif terhadap kebutuhan industi yang terkini. Untuk memenuhi itu, maka kurikulumnya disusun oleh ahli dari pemerintah, dunia pendidikan, dan industri. Mereka duduk bareng untuk merumuskan kurikulum berdasarkan perkembangan mutahir dalam bidang ilmu pengetahuan, teknologi, dan industri dengan tujuan untuk mengembangkan kecakapan special dalam New Media Content.

Lembaga bisnis terkemukan berkolaboarsi dari siswa dan guru mengembangkan  produk pesanan dari perusahaan-perusaaan rekanan  yang dikerjakan oleh para siswa dan guru menjadi  bentuk kewirausahaan yang bernilai ekonomi tinggi bagi sekolah. Pesanan diproduksi berupa desain produk, desain promosi, website, sampai pembuatan karya inovasi  yang digunakan oleh perusahan dalam kepentingan promosinya.

 

  1. Incheon Electronic Meister High School
Incheon Korea Selatan
Incheon Electronic  School Korea Selatan

Sekolah Incheon didirikan pada taun 1952. Pada tahun 2010 berganti nama menjadi Incheon Electronic Meister High School. Pada 7 Februari 2013, mengadakan upacara kelulusan pertama sebagai Meister School. Staf sekolah terdiri dari Kepala Sekolah, Asisten kepala sekolah, 67 guru, dan 21 tenaga administrasi. Sekolah ini dibagi menjadi 3 jurusan utama ; Electronic Control, Desain Elektornik, dan Telekomunikasi. Terdapat 24 kelas, 471 siswa, termasuk 160 siswa baru dalam tiap tahun.

Sekolah ini menampung siswa tingkat pertama melalui resgistrasi dari seluruh pelosok negri, 25% dari siswa berasal dari luar kota. Tujuan dan cita-cita setiap jurusan sebagai berikut :

  1. Electronic Control mengkhususkan pada pengusaan kompetensi pengetahuan professional control elektronik untuk kualifikasi sebagai teknisi professional dalam pengolahan mikro dan desain hardware.
  2. Desain Elektronik mengkhususkan diri dalam desain elektronik sirkuit, hardware, desain software, dan pengembangan untuk kualifikasi di bidang desain elektronik.
  3. Telekomunikasi mengkhususkan diri dalam hardware dan software keterampilan aplikasi yang berhubungan dengan komunikasi.

Setiap siswa tinggal di asrama yang diisi oleh 4-5 siswa per kamar. Terdapat ruang belajar dan ruang santai  di setiap lantai. Asrama juga dilengkapi dengan ruang olah raga serta dua ruang komputer. Terdapat komplek olahraga dilengkapi dengan lapangan sepak bola, lapangan basket, dua lapangan tenis, dan gymnasium untuk badminton dan pingong.

Sekolah ini menggunakan kurikulum industri yang disesuaikan dan mengembangkan 9 buku pelajaran yang telah ditentukan dan 108 pelajaran untuk setiap jurusan. Buku dan pelajaran disusun dengan kerjasama dengan perusahaan industri terkemuka.

Untuk mendapatkan sertifikasi, siswa harus melalui dua tahap proses, tahap pertama mendapatkan Major Competency Certification, tahap kedua adalah Industrial Company Perfomance Certification yang diberikan oleh perusahaan yang relevan dengan jurusan yang diambilnya. Dalam memperdalam keterampilan siswa terdapat empat jalur karir dimana setiap siswa harus pilih untuk menyelesaikan pelatihan Meister yaitu  : Global talent, Technical talent, Startup talent, dan engineering talent.

Bahasa Inggris dan Perhitungan Matematis Sirkuit Elektronik diajarkan dengan metode Co-Teaching (dua pengajar). Terdapat tiga proyek ekstrakulikuler untuk para siswa dimana berhubungan dengan kelanjutan pendidikan mereka. ekstrakulikuler yang tersedia antara lain; Meister Global Project, Meister Developmen Project, dan Meister Creativity Project

Seluruh siswa dari sekolah ini terbagi menjadi 24 kelas yang setiap rombel terdiri atas 20 siswa yang dibimbing oleh dua orang guru. Sekolah ini merupakan sekolah boarding yang 80% merupakan siswa dari lingkungan setempat atau daerah setempat dan 20% dari daerah lain di Korea Selatan, sekolah yang bersifat boarding ini memiliki dua laboratorium komputer setiap laboratorium terdiri dari 24 komputer, memiliki full yang digunakan untuk tempat belajar, ruangan yang digunakan oleh seluruh siswa untuk bercengkrama sambil belajar. Selain itu juga sekolah ini memiliki fasilitas sarana olah raga siswa sekolah.

Waktu belajar sekolah ini dimulai sejak pagi hari 06.30 pagi yang diawali dengan olahraga dipimpin oleh guru dari sekolah tersebut, pembelajaran dimulai sejak 08.30 hingga 05.30 sore hari yang merupakan pembelajaran formal setelah jam tersebut yang dimulai sejak 07.00 malam hingga 21.30 malam merupakan pembelajaran pasca pelajaran utama yang bias diisi dengan pembelajaran tambahan seperti basa Inggris penguatan materi dan lainnya. Setiap hari Sabtu siswa dapat pulang ke rumah masing masing.

Satu hal yang menarik di sekolah ini ada digunakannya sisten co-teaching yang memungkinkan guru dengan berbeda subjek mata pelajaran akan mengajar di kelas yang sama sebagai satu team pengajaran yang saling mengisi kekurangan dalam pembelajaran. Co-teaching memberikan keuntungan yang sangat baik dimana saat pembelajaran tertentu melibatkan mata pelajaran yang berbeda akan saling mengisi.

Hasil pengamatan diperoleh data bahwa di Incheon Elektronic menujukkan sistem pengelolaan sekolah yang efektif dengan fokus pada mutu lulusan yang sudah dikembangkan sejak sekolah ini berdiri pada tahun 1952, sejak tahun 2010 sekolah diperbaharui menjadi Incheon Electronik  Meistr High School yang dihadiri presiden Korea Selatan.

  1. Jung Seok Aviation Science High School
Jung Seok sekolah kejuran bidang tekonlogi pesawat terbang
Jung Seok sekolah kejuran bidang tekonlogi pesawat terbang

Jung Seok Aviation Science High School adalah satu-satunya sekolah penerbangan yang ada di Korea Selatan.  Penyelenggaraanya berada di bawah Korean Airlines. Murid yang belajar dipersiapkan sebagai tenaga terampil dasar yang dapat membantu maskapai terbesar di Korsel yang mempersiapkan perakitan dan perawatan pesawat, baik perawatan mesin maupun perawatan body pesawat. Berbagai macam materi pembelajaran diarahkan pada  bagaimana siswa mampu menyelesaikan permasalahan dan merawat pesawat hingga mengetahui cara kerja sebuah pesawat terbang.

Laboratorium yang dimiliki oleh sekolah merupakan laboratorium standar yang digunakan dalam industri pesawat terbang. Sistem aplikasi komputer  digunakan sebagai perangkat modeling yang dilakuakn oleh setiap siswa dalam manufaktur pesawat. Setiap aplikasi menggunakan aplikasi 3D yang akan dipalikasikan dalam proses perakitan. Di beberapa kelas juga diajarkan cara merawat pesawat melalui berbagi bentuk pekerjaan kelompok yang mengaplikasikan kerja pesawat terbang. Bagian pesawat yang di ajarkan adalah bagian sayap, turbin, dan body pesawat.

Bagian perawatan pesawat terutama bagian turbin atau lebih dikenal jet engines diperlihatkan dan di ajarkan bagaimana mesin pesawat bekerja dan bagaimana perawatanya, di sekolah ini juga terdapat simulator versi pertama dari korea airlines. Berbagai bentuk pesawat tanpa awak dikembangkan di sekolah ini. Siswa wajib mengerti dan mengembangkan pesawat tanpa awak sampai pesawat tersebut adapat diluncurkan. Berbagai model pesawat hinggra Drone yang dirakit oleh siswa dapat dilihat di laboratorium pesawat tanpa awak ini.

Pembelajaran di sekolah ini berbeda dengan sekolah yang telah dikunjungi sebelumnya, karena sekolah ini tidak ada dormitory/asrama atau siswa yang menginap, jam pelajaran dimulai sejak pukul 8 pagi hingga pukul 17:30 disore hari. Sekolah menyajikan slogan  sekolah  berkembang atas kolaborasi banyak pemangku kewenangan.

Best Practice

Dari hasil kunjungan ke empat sekolah di Korea Selatan diperoleh berbagai fakta best  praktis yang dapat dipelajari lebih lanjut untuk diadaptasi dalam sistem pengelolaan sekolah di Indonesia. Ada pun best practice yang kami dapat sebagai berikut:

  1. Setiap sekolah memperhatikan catatan sejarah perkembangannya sebagai sandaran data pencapaian mutu.
    Sekolah Unggul
    Sejarah Seoul Robotic

    Matrik data yang singkat memuat cerita perkembangan sekolah yang banyak, menceritakan secara ringkas proses dan hasil prubahan yang mendasari penetapan target perubahan pada masa berikutnya.

  2. Fokus utama sekolah adalah pada penentuan keunggulan kompotensi lulusan sebagai fondasi pengembangan sekolah disajikan secara ringkas, jelas, dan terukur pada tiap jurusan
  3. Setiap jurusan punya target sendiri-sendiri sehingga dalam satu lembaga memungkinkan setiap bagian berkompeteni satu sama lain dengan tujuan atau cita-cita meraih keunggulan masing-masing.
  1. Pemerintah Korea Selatan menaruh perhatian terhadap peningkatan mutu pendidikan dalam rangka peningkatan mutu sumber daya manusia. Sarana fisik sekolah dibangun sesuai dengan kemampuan optimal keuangan negaranya. 11-ruang-sekolahGedung yang megah, bangunan sekolah yang tertata rapih, bersih dan indah, ruang kelas yang nyaman dan dilengkapi perangkat teknologi terkini, serta teknologi yang digunakan dunia industri  ada di sekolah menjadi pendukung siswa belajar dan guru mengajar.

 

  1. Sistem penerimaan siswa baru pada keempat sekolah sasaran kunjungan secara umum mereka merekrut calon siswa dari pelosok negeri yang diseleksi secara akademik, bakat, minat, dan karater. Karakter ditentukan dalam wawancara untuk menentukan disiplin dan tanggung jawab. Di Mirim dunia usaha disertakan dalam tim seleksi penerimaan siswa. Di Seoul Robotics ada ruang khusus untuk menerima calon siswa yang hendak mengetahui berbagai hal mengenai sekolah sebelum mereka mendaftar. Setelah diterima mereka sebagiannya diasramakan.

 

  1. Masa belajar siswa Korsel sangat panjang. Mereka mulai bersiap untuk belajar pukul 7.00, memulai kegiatan tatap muka pukul 9.00, tiap satuan pelajaran selama 60 menit termasuk 10 menit istirahat tiap pergantian pelajaran. Pukul 12.00-13.00 istirahat dan makan siang bersama, pukul 13.00 kembali tatap muka sampai 16.30.
    Jadwal
    Kepadan Jadwal Korea Selatan

    Pukul 17.00 kembali belajar sampai pukul 21.30. Siswa yang yang memerlukan kegiatan belajar mandiri dilanjut sampai larut malam. Karena panjangnya jam belajar, hasil survei OECD menunjukkan bahwa anak Korsel paling tak berbahagia dalam belajar, sementara anak Indonesia menduduki ranking terbaik sebagai anak yang paling bahagia bersekolah.

  1. Kurikulum disusun sistematis, aplikatif, berubah dinamis, dan terintegrasi dengan sistem pembelajaran berbasis teknologi informasi dan komunikasi. Tingkat otonomi sekolah yang cukup tinggi serta didukung dengan guru-guru yang berkompeten, maka kurikulum menjadi lebih adaptif terhadap perubahan ilmu pengetahuan dan teknologi serta adaptif terhadap kebutuhan kekinian dunia industri. Sekolah mengawal inovasi dalam penerapan teknologi dan komunikasi dalam dunia usaha. Untuk mendukung kurikulum yang aplikatif dan sesuai dengan kebutuhan dunia industri maka tim perumus dibentuk melalui kolaborasi antara ahli pendidikan, sekolah, pemerintah, dan dunia usaha untuk memenuhi kebutuhan industri saat ini. Tampilan besar kurikulum dapat dibaca deengan mudah.
  2. Pembelajaran adalah mengembangkan pengalaman siswa beraktivitas dan berkarya. Pembelajaran dilaksanakan secara digital  yang didukung oleh  guru-guru yang berkompeten.
    Paper Less
    Kelas Digital

    Guru menggunakan metode yang variatif. Peningkatkan mutu ditunjang pula dengan peningkatkan mutu guru melalui pertemuan mingguan guru selama dua jam. Kegiatan dikoordinasikan oleh para penangung jawab kelas 10, 11, dan 12. Pada masing-masing level ini penjaminan mutu digerakan. Pada sekolah yang dikunjungi tak ada supervisor yang melakukan pengawasan dan pembinaan guru.

  1. Budaya bersih dan disiplin tegak sesuai aturan, lingkungan sekolah asri dan bersih, lingkungan belajar yang nyaman, sistem manajamen yang efektif, kolaborasi guru dengan siswa,  perhatian pemerintah, partisipasi  dunia usaha sejak penerimaan siswa baru, pengembangan  kurikulum, perbaikan mutu pembelajaran, praktik kerja di perusahaan menjadi faktor yang terintegrasi dalam mendukung terwujudkan keunggulan mutu lulusan.  Lebih dari itu efektivitas kerja kepala sekolah dinilai oleh guru-guru. Jika tidak maka kepala sekolah harus berganti.

Demikian beberapa catatan penting yang diperoleh selama kunjungan ke beberapa sekolah di  Korea Selatan.

About Dr. Rahmat

Dr. Rahmat adalah pengawas sekolah, narasumber, pelatih, dan konsultan pengembangan sumber daya insani sekolah.

Comments

comments