KTSP, Silabus, RPP, dan Administrasi Pendukung Pembelajaran

Mengembangkan silabus, rpp, dan perangkat administrasi pembelajaran bisa jadi jauh lebih sulit daripada mengajarkannya.  Dalam merancang skenario pembelajaran  pada umumnya guru menghadapi kesulitan awal dalam menuangkan pikiran secara tertulis. Permasalahan itu tak segera teratasi karena model yang telah disusun tak segera sampai di tangan semua guru. Di samping itu, model yang ada tak selalu dapat diadaptasi karena guru sering memerlukan pendampingan untuk mengadaptasi model ke dalam bentuk perangkat yang dapat digunakan sebagai panduan praktis di kelas.

Setelah tersedia model rencana, masih diperlukan model penerapannya. Untuk memenuhi kebutuhan itu, yang diperlukan guru adalah model pelaksanaan pembelajarn dan latihan menerapkan perangkat ke dalam bentuk tindakan. Hingga saat ini model latihan praktik seperti itu tak banyak guru peroleh. Akibatnya, tingkat pemahaman guru meningkat, namun implementasi pembelajaran masih mengguhakan cara-cara yang biasa dilakukannya.

Untuk membantu guru mengatasi  kesulitan seperti itu, maka para pengarah sebaiknya  menyediakan model  silabus dan RPP+ dalam mata pelajaran bahasa Indonesia. Atas bantuan Bunda Giri saya juga mendapat contoh yang jauh sudah lebih lengkap pada mata pelajaran Penjaskes. Model itu diturunkan dari komponen yang seharusnya ada menurut Permendikbud No. 22 tahun 2016 yang disandingkan pula dengan instrumen akreditasi 2017.

Tentu saja, latihan menerapkan rencana itu, masih tetap diperlukan. Untuk memenuhi kebutuhan yang terakhir in saya sedang mencoba untuk mengembangkan labolatorium mikro teaching di sekolah binaan. Setiap hal dipandang perlu duji coba, maka guru cobakan terlebih dahulu dalam kelas. Porgram ini diintegrasikan pada kegiatan supervisi pembelajaran.

Kedua model ini saya sajikan untuk bahan diskusi dan bahan latihan guru, terutama pada sekolah yang pada tahun ini memulai menerapkan K13 atau yang sedang mempersiapkan akreditasi.

Model KTSP yang disajikan mengandung komponen yang jauh lebih banyak daripada yang dipersyaratkan dalam standar. Harapan yang terkandung dalam penyajian materi yang banyak itu adalah KTSP dapat fungsional sebagai acuan pelaksanaan kurikulum pada tingkat satuan pendidikan.

Model silbus dan RPP yang disajikan lebih ditekankan pada komponen turunannya yang diperlukan sebagai  bukti fisik untuk menghadapi akreditasi 2017.

About Dr. Rahmat

Dr. Rahmat adalah pengawas sekolah, narasumber, pelatih, dan konsultan pengembangan sumber daya insani sekolah.

Comments

comments