TOPIK UTAMA »

September 7, 2014 – 9:25 pm | One Comment | 693

Difusi konsep kurikulum 2013 pada tahap awal pelaksananaan sudah selesai. Hampir seluruh pendidik telah terdampak oleh program pelatihan dan bergegas untuk menguasai konsep pembelajaran saintifik dan penilaian autentik. Program pelatihan telah memungkinkan sebaran konsep  kurikulum …

Read the full story »
BERITA
PEMBELAJARAN
PENGELOLAAN
DAYA INSANI
SUPERVISI
Home » BERITA, TOPIK UTAMA

Uji Kompetensi dan Penilaian Kinerja Guru

Submitted by on July 24, 2012 – 1:42 amNo Comment | 1,392

Pelaksanaan Uji Kompetensi Guru (UKG) yang telah direncanakan untuk mengukur kemampuan guru dalam menguasai ilmu pengetahuan tentang keguruannya telah menjadi fokus perhatian guru pada saat ini.  Pelaksanaan pengujian menurut Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan danPenjaminan Mutu Pendidikan, Prof. Syawal Gultom diperlukan untuk menakar kualitas guru.

Kebijakan Kemendikbud dalam sistem pembinaan dan pengembangan mutu sumber daya pendidik dan tenaga kependidikan bertumpu pada tiga pilar mutu. Dari sisi dimensi sumber daya manusia ketiga pilar itu adalah guru, kepala sekolah, dan pengawas sekolah. Dilihat dari dimensi sistem pembinaan ketiga pilar itu meliputi uji kompetensi UK, penilaian kinerja (PK), dan pengembangan keprofesian berkelanjutan (PKB).

UK berfungsi untuk mengukur kemampuan guru dalam penguasaan ilmu pengetahuan  yang diperlukan untuk melaksanakan tugas keprofesiannya. Instrumen pengujian kompetensi berupa sejulah soal dan guru, kepala sekolah, dan pengawas akan mengikuti ujian dengan menjawab soal. PK berfungsi untuk mengukur kinerja dalam pelaksanaan tugas dan fungsi. Penilaian kinerja dilaksanakan cara menilai penampilannya dalam melaksanakan tugas pada kegiatan yang sesungguhnya di lapangan. Peta kekuatan guru, kepala sekolah, dan pengawas dari hasil pengujian dan penilaian itulah menjadi bahan pelaksanaan pembinaan melalui kegiatan PKB.

Dengan demikian hasil pengukuran merupakan dasar untu menggambarkan  kapasitas dan kepabelitas guru sehingga menjadi dasar  penentuan strategi dan pemilihan materi pembinaan dan pengembangan kompetensinya. Hasil UK dan PK sekaligus menjadi dasar untuk memberikan penghargaan, kenaikan pangkat, maupun promosi, atau demosi sesorang.

Ketika program ini disosialisasikan dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan memastikan uji kompetensi guru akan  dilaksanakan pada Juli 2012, terdapat pihak yang kurang setuju terhadap kebijakan ini dan menyerukan penolakan. Hanya saja Kemendikbud menyatakan bahwa program ini tetap akan dijalankan sehingga dalam beberapa tahun ke depan bisa didapat data profil 2,6 juta guru.

Alasan penolakan berkaitan dengan kekhawatiran guru tentang hasil Uji Kompetensi akan terkait langsung dengan pelaksanaan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 35 tentang Petunjuk Teknis Pelaksanaan Jabatan Fungsional guru dan Angka kreditnya yang menyatakan bahwa guru yang tidak dapat memenuhi kinerja yang dipersyaratkan untuk kenaikan pangkat dan jabatan, padahal yang bersangkutan telah diikutsertakan dalam pembinaan pengembangan keprofesian, beban kerjanya dikurangi sehingga kurang dari 24  jam tatap muka atau dianggap melaksanakan beban kerja kurang dari 24 jam tatap muka. Guru yang mempunyai kinerja rendah wajib mengikuti pembinaan pengembangan keprofesian berkelanjutan. Guru sebagaimana dimaksud pada ayat (2), apabila telah dapat menunjukkan kinerja baik, diberi beban kerja sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

Dalam pernyataan itu, jelas tersurat bahwa apabila UK dilaksanakan dan menjadi salah satu indikator kinerja guru, di samping Penilaian Kinerja (PK) dan Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB), maka hasil UK akan berpengaruh pada tinggi rendahnya nilai kinerja seseorang guru. Jika demikian, maka sepanjang peraturan tersebut tidak diubah maka hasil UK akan menentukan bisa  atau tidaknya seorang guru memerolah tunjangan sertifikasi. Hal inilah yang  menjadi sumber kekhawatiran.

Memang belum ada aturan yang eksplisit yang menyatakan bahwa jika seseorang guru tidak lulus UK maka tunjangan sertifikasinya dihentikan. Namun jelas jika kinerjanya rendah karena UK belum lulus maka ia tidak bisa mengikuti PK sehingga harus memperoleh diklat PKB dan guru yang bersangkutan dipandang beban kerjanya dikurangi sehingga kurang dari 24  jam tatap muka atau dianggap melaksanakan beban kerja kurang dari 24 jam tatap muka.

Karena pertaruhan itu, pada saat ini kisi-kisi soal uji kompetensi guru banyak dicari. bahkan prediksi soal pun banyak yang membuatnya. Semoga saja  berbagai prediksi itu pun membantu guru meningkatkan pengetahuan yang sebenarnya guru perlukan untuk lulus uji kompetensi.

GP

 

Leave a comment!

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.


Facebook Comments