TOPIK UTAMA »

December 21, 2014 – 8:14 am | 3

Perhatian para pemangku kebijakan terhadap penilaian prestasi kerja pengawas belum sebesar perhatian terhadap penilaian prestasi kerja guru dan guru yang mendapat tugas tambahan sebagai kepala sekolah. Hal tersebut boleh jadi merupakan konsekuensi dari jumlah guru …

Read the full story »
BERITA
PEMBELAJARAN
PENGELOLAAN
DAYA INSANI
SUPERVISI
Home » TAS

Tenaga Administrasi Sekolah

Submitted by on October 16, 2009 – 11:46 pm30 Comments | 4,271

administratorPeran tenaga administrasi Sekolah (TAS) pada sistem pengelolaan sekolah belakangan ini semakin  penting. Pada masa lalu tenaga administrasi sekolah berfungsi sebagai juru kelola administrasi sekolah yang berkaitan dengan pengelolaan data siswa, data pendidik dan tenaga kepandidikan, persuratan, arsip, administrasi sarana-prasarana, dan administrasi keuangan.

Sejalan dengan penerapan manajemen berbasis sekolah dengan membawa implikasi pada berkembangnya pengambilan keputusan bersama sebagai pusat pergerakan pengelolaan sekolah, maka TAS idealnya menjadi tim pengelola data sebagai bahan pengambilan keputusan. Meskipun TAS bukan satu-satunya sumber informasi sekolah, tetapi peran TAS sebagai dapur utama sumber informasi sekolah peran TAS menjadi makin strategis.

Penerapan standar yang saat ini menjadi fokus utama seluruh negara dalam meningkatkan mutu pendidikan telah menempatkan data sebagai energi utama penggerak sekolah. Data hasil evaluasi menjadi landasan pengembangan kebijakan sekolah. Data juga menjadi dasar pertimbangan untuk menentukan target pencapaian. Atas dasar data hasil evaluasi sekolah menentukan strategi peningkatan mutu. Dalam fungsi ini sekolah memerlukan peran TAS yang handal sebagai tim yang memastikan bahwa data untuk kebutuhan pengembangan tersedia.

Meningkatnya upaya meningkatkan efektivitas sistem pengelolaan sekolah melalui penerapan standar seharusnya menempatkan tenaga administrasi sekolah sebagai tim yang menunjang sistem pengelolaan data hasil evaluasi yang menjadi dasar pengembangan perencanaan pada seluruh bidang pengembangan mutu, data pelaksanaan program, data hasil penjaminan mutu, dan data perbaikan.

TAS juga berperan aktif dalam memberikan pelayanan administrasi kepada seluruh pihak yang berkepentingan. Dalam hal ini kantor TAS telah berubah menjadi pusat pelayanan publik. Tiap hal yang tampak di ruang TAS menjadi bagian pencitraan sekolah

TAS berperan penting  setidaknya berperan penting dalam dua hal. Pertama dalam menentuka mutu kebijakan sekolah. Semakin tepat data yang ada tangan tenaga administrasi sekolah makin tinggi mutu kepusan. Di samping itu,peran dalam menentukan mutu pelayanan sekolah, sebagai public relation sekolah.

30 Comments »

  • Suri H. says:

    besarnya peran TAS tentunya menuntut agar TAS memiliki tingkat pendidikan dan profesionalisme yang dapat menunjang sisetm pengelolaan data dan informasi di sekolah.mohon infonya, apakah saat ini sudah ada beasiswa bagi TAS untuk melanjutkan studi S1 khususnya di jurusan administrasi pendidikan.

  • admin says:

    Sepengetahuan kami, belum ada beasiswa untuk TAS, namun demikian silakan kirim surat ke Direktorat PMPTK (Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan) Depdiknas untuk mendapat informasi lebih lanjut.

  • amiruddin says:

    Selama ini perhatian yang diberikan pemerintah kepada TAS tidak sebanding dengan apa yang diberikan kepada Tenaga Pendidik terutama dalam kesejahteraan. Kita mendengar istilah sertifikasi guru, insentif untuk guru, tunjangan transport atau istilah lain maka hal itu tidak berlaku kepada TAS. Bahkan kami pernah mendengar sendiri pernyataan yang tercetus dari staf Diknas yang disampaikan kepada seorang TAS dari suatu sekolah supaya dia sekolah lebih lanjut karena menjadi TAS ibarat pungguk merindukan bulan “entah apa maksudnya?”. Lebih ironis ada ungkapan yang menyatakan bahwa sekolah tanpa TAS masih bisa berjalan akan tetapi sekolah tanpa guru tidak bisa berjalan. Mudah-mudahan ke depan perhatian yang diberikan pemerintah kepada TAS akan lebih. amin

  • animar says:

    1.Bagaimana memperoleh sertifikat Kepala Tenaga Administrasi Sekolah untuk Tenaga Administarsi yang ber SK Yayasan.
    2.Bagaimana mendapatkan pelatihan, penataran untuk kepala TAS yang Swasta
    3.Adakah MGMP TU khusus swasta

  • admin says:

    Animar, sertifikat formal untuk Tenaga Administrasi Sekolah dapat diperoleh dari perguruan tinggi yang penyelenggara jurusan Administrasi Pendidikan. Melalui pendidikan seperti kursus atau pelatihan belum ada yang mengeluarkan sertifikat khusus untuk itu. Pelatihan seperti itu sebaiknya diusulkan kepada Dinas Pendidikan, Musyawarah Kepala Sekolah, atau pengurus Musyawarah Persekolahan Swasta agar memberi perhatian untuk menyelenggarakan latihan seperti yang dibutuhkan. Atau, coba menyatukan beberap TAS dan bersepakat bekerja sama melalukan kegiatan pelatihan. Salam

  • This weblog seems to get a good ammount of visitors. How do you advertise it? It offers a nice individual spin on things. I guess having something useful or substantial to give info on is the most important factor.

  • Faisal says:

    Dengan adanya permendiknas no 25 thn 2008 ttg Stand Kualifikasi dan Kompetensi TAS seharusnya pemerintah lebih memerhatikan lagi peningkatan kualifikasi dan kompetensi TAS dengan diklat khusus TAS yang selama ini hanya untuk guru dan untuk selain guru biasanya hanya bendahara dan tenaga pustakawan sementara staf/tenaga administrasi lainnya tidak ada diklat (mulai tk kab, propinsi, regional hingga nasional). Perlu juga perluasan akses untuk memeroleh sertifikat bagi Kepala TAS sebagaimana tuntutan permendiknas no 24/2008 yg berlaku selambatnya 5 thn sejak ditekennya. Bagaimanapun peran TAS sangat penting dalam menunjang keberhasilan sekolah

  • admin says:

    Kami setuju hal itu untuk terus disuarakan agar, pemerintah terutama, memberi perhatian yang proporsioal terhadap hal itu. Lebih-lebih untuk SD, jangankan pelatihannya, tenaga TAS-nya juga tidak diberi kalau bukan karena inisiatif satuan pendidikan. Tks.

  • Sid says:

    Besarnya peran TAS tentunya menuntut agar TAS memiliki tingkat pendidikan dan profesionalisme yang dapat menunjang sistem pengelolaan data dan informasi di sekolah. Mohon infonya, apakah saat ini sudah ada beasiswa bagi TAS untuk melanjutkan studi S1 khususnya di jurusan administrasi pendidikan / Pelatihan pelatihan untuk TAS?

  • Memang sudah seharusnya TAS lebih profesional lagi,,TAS bukan hanya mengerjakan clarical work saja, tapi mharus menjadi tangan kanan pimpinan satuan pendidikan.
    Jurusan kami sedang mengusahakan untuk TAS yang lebih profesioanl,,bahkan mimpi kami ada asosiasi TAS indoneia,karena lewatb asosiasi ini lah kita bisa menyuarakan hak TAS.
    Mdah2an kami juga bisa menyelenggarakan pelatihan khusus untuk TAS,,kebetulan sya masi ada di BEM jurusan Administrasi pendidikan UPI…

  • admin says:

    Salam Bung Wildan, bravo Adpen UPI, kebanggaan kita.

  • indra gunawan says:

    seharusnya Tenaga Administrasi Sekolah (TAS) di berikan tunjangan khusus, karena tidak bisa di pungkiri TAS itu sangat penting bagi sekolah baik dari pendidikan tingkat dasar maupun sampai tingkat atas, seharusnya pemerintah dalam hal ini dari Mendiknas memperhatikan keberadaan TAS di sekolah-sekolah, TAS itu ibaratnya Prosesore pada komputer.

  • Cahyati says:

    Selama ini adakah manfaat No. NUPTK bagi TAS dan janitor?

  • ruspita says:

    Dengan adanya permendiknas no 25 thn 2008 ttg Stand Kualifikasi dan Kompetensi TAS 
    kami dari TAS mohon dapat perhatian dari pihak yang terkait, karena kami selama ini selalu dianak tirikan/tak dianggap, terutama masalah : 1. Pelatihan, kami TAS khususnya TAS swasta tak pernah diikutsertakan dalam pelatihan bagaimana kami bisa mengikuti perkembangan TIK bidang pendidikan. 2. tunjangan Pemko, guru diberi tunjangan oleh pemerintah tapi kami TAS tak pernah menerima tunjangan dari pemerintah, 
    3. Bea siswa, untuk guru ada bea siswa kalau mau meningkatkan jenjang pendidikan, sementara kami TAS tidak ada beasiswanya 
    4. khusus Sertifikasi , Apakah sertifikasi itu hanya sebatas untuk guru saja ? . Bagaimana dengan TAS ?
     Tidak bisa di pungkiri TAS itu sangat penting bagi sekolah baik dari pendidikan tingkat dasar maupun sampai tingkat atas, seharusnya pemerintah dalam hal ini dari Mendiknas memperhatikan keberadaan TAS di sekolah-sekolah, TAS itu ibaratnya Prosesor pada komputer.

  • hasrin says:

    saya setuju sekali

  • amin muzaqi says:

    sangat ironi sekali.. dalam dunia pendidikan di Indonesia seolah dalam dunia pendidikan yang ada guru dan siswa ,TAS terlupa dan dilupakan,padahal mereka tulang punggung penunjang keberhasilan dunia pendidikan, siapa yg ngurusi data base siswa, pendidik dsb, kalu bukan TAS, tapi apa perhatian pemerintah selama ini, tunjangan tak ada, honor pas-pasan, kerja terus-terusan. bagaimana bisa meningkatkan kualitas seorang TAS kalau pelatihan tak pernah… diklat tak ada….untuk biaya hidup saja susah pa lagi kalau hrs menruskan pendidikan ke jenjang S1…. mimpi kali. Perlu diketahui ketika awal-awal program komputerisasi digulirkan… siapa yang lebih berperan.. kebanyakan di sekolah ya TAS yg lebih dahulu bisa, kemudian schoolnet….ya TAS lagi yang lebih dulu mengusai… karena tuntutan keadaan……( mohon diperhatikan )

  • admin says:

    TAS perlu bergabung dan bangkit meng-update ilmu dan keterampilannya. Allah akan mengubah nasib satu kaum jika kaum itu sendiri berusaha mengubahnya.

  • ning says:

    Nasib TAS terabaikahan oleh Pemerintah …padahal semua data guru,siswA kepala Sekolah..TAS semua yang mengerjakan..belum lagi harus masuk kerja 6 hari..sedangkan guru hanya 3-4 hari itu pun tidak full .Untuk apa NUPTK bagi TAS….wajar kalau TAS di sekolah sekolah Negeri Kurang karena tidak ada kesejahteraan bagi TAS.tujnagan dari pemerintahpun tidak ada…….

  • Novi says:

    Guru dpt sertifikasi, sementara TAS tdk ada perbaikan tunjangan. Faktanya, byk yg tdk berubah kinerjanya, setelah sertifikasi diperoleh. Supaya tdk terjadi kesenjangan, pilihannya : 1) semua dpt perbaikan penghasilan dg resiko kinerja harus ditingkatkan, atau 2) kembali ke asal, sama2 sakit…..kadang2 ide sosialisme, SAMA RASA, SAMA RATA….ada benarnya, ketika yg berpenghasilan lebih, kinerjanya , tidak lebih dari yg penghasilannya minimal

  • saper says:

    Kayaknya kita perlu wadah untuk memperjungkan nasib TAS.
    PGRI sukses dalam memperjuangkan guru untuk mendapatkan tunjangan sertifikasi.

  • admin says:

    Wow, Pak Saprudin memiliki ide brilian. Luar biasa kalau ide membentuk organisasi dan memperjuangkan melalui kebersamaan. Hingga saat ini belum ada inisiatif pada tiap kabupaten-kota TAS membentuk kegiatan bersama dalam meningkatkan kemampuan profesi dan memperjuangkan nasib. Fakta saat ini pembinaan TAS di luar kewengan pengawas sekolah karena TAS masuk dalam kelompok struktural, namun pembinaan dari atasan strukturalnya tidak dilakukan juga. Inisiatif untuk membangun wadah profesional dapat dimulai dari koordinasi pekerjaan, jika ingin lebih luas koordinasi dapat dilakukan melalui jejaring facebook atau milis, secara bertahap dikembangkan dan diperluas. Kerja sama terus perlu terus berlanjut untuk dapat menyuarakan kelompok ini sampai di lembaga politik. Perubahan nasib TAS sulit untuk dilakukan tanpa dukungan keputusan politik pada tingkat nasional.

  • herry cahyono says:

    Memang benar ada ungkapan bahwa sekolah tanpa  TAS masih dapat berjalan. Tapi, jalannya pasti lambat !
    Bayangkan seorang guru yang mengajar sambil menyapu, membuat  SPJ  BOS,dll. Pasti akan mengurangi
    jam mengajar untuk siswa.  Singkat saja, TAS itu sangat penting keberadaannya di sekolah. Maka, perlu ada
    kebijakan yang nyata dan manusiawi untuk meningkatkan kesejahteraan TAS. Mendiknas / Mendikbud perlu
    campurtangan mewujudkan impian tenaga  TAS, dengan kebijakan Renumerasi.  Dengan Renumerasi, tidak
    ada lagi kesenjangan penghasilan antara PNS guru dan PNS TAS disekolah.   Semoga.

  • mus says:

    adakah kesejahteraan buat TAS Swasta

  • erni indrayani says:

    Ass……
    Saya uda 20 thn bekerja sebagai TU di salah satu SD swasta di Jambi , hampir separoh hidup saya saya jalani menjadi Tenaga ADM di sekolah itu tapi tidak pernah satu kali pun saya mendapat tunjangan. jadi untuk apa kami masuk data base punya NUPTK dan NPWP ? kenapa hanya guru yang mendapat tunjangan ? kami juga manusia uyang punya kebutuhan yang sama dengan guru,…kenapa kami tidak pernah diperhatikan ???????????? .
    Tenaga ADM swasta bekerja setiap hari dari jam 07.00 – 14.00 setiap hari (7 jam) mengerjakan ADm sekolah , apalagi sekolah swasta sangat dituntut kinerja yang baik, tapi apa yang kami dapat dari pemerintah ? tidak ada yang memperhatikan kami ? Sementara kalau sekolah tersebut mendapat AKREDITASI A siapa yang mengerjakan ADM nya ? HANTU ? yang pasti kami TU.

  • admin says:

    GP mohon maaf lambat membuka komentarIbu. Curah hati Ibu luar biasa menggugah. Kita dapati keputusan politik bangsa kita baru dapat memberi perhatian kepada guru. Tenaga tata usaha belum mendapat perhatian negara. Semoga ke depan negara akan memberi perhatian yang adil terhadap TU. Salam

  • Juli Lestari says:

    tenaga TAS memang harus diperhatikan,bayangkan saja jika guru mendapat tunjangan FUNGSIONAL tenaga TAS hanya mendengar,namun begitu mereka tetap tabah dan sabar. padahal semua itu CAIR ya karena peran serta tenaga TAS gak bisa dipungkiri itu. apalagi akhir-akhir ini data DAPODIK sistem ONLINE tenaga TAS sampai larut malam mengerjakan, syukur2 dananya tidak disunat Kepala Sekolah. mohonlah PAK/BUK sdra.i dibantu tenaga TAS supaya ada tunjangan dari pemerintah.

  • Tidak adanya perhatian pada kesejahteraan TAS lebih karena kurangnya “berganing Politik” baik secara individu maupun organisatoris. Secara peran dan fungsi jelas bagi yang pernah bersentuhan dengan dunia pendidikan akan mengatakan “Penting”.
    Ironinya paradigma lama “guru pahlawan tanpa tanda jasa” masih melekat pada relawan2 TAS di sekolah. Untuk itu rapatkan barisan kawan, organisasikan perjuanganmu, jangan malu untuk teriakkan aspirasimu…. tunjukkan kalo kamu ada, dan memang harus ada…

  • swasana bin ad says:

    untuk teman teman Tenaga Administrasi Sekolah yang tercinta,
    mulai tanggal 20 Mei 2013 kemarin telah dibentuk sebuah asosiasi khusus tenaga administrasi dengan nama “Asosiasi Tenaga Adminstrasi Sekolah Indonesia” (ATASI).
    bagi rekan rekan TAS, dimanapun saudara berada, kami mengharapkan saudara sekalian bergabung melalui grup di Facebook dengan nama grup ATASI Asosiasi Tenaga Administrasi Sekolah Indonesia, dan memberikan berbagai informasi serta ikut aktif dalam kegiatan ATASI, dengan tujuan memperkuat persaudaraan kita semua sehingga mampu mengangkat harkat dan martabat serta memperjuangkan nasib hajat hidup tenaga administrasi sekolah seluruh indonesia.
    terima kasih atas perhatiannya
    dan sangat kami harapkan keikutsertaan saudara saudara Tenaga Administrasi Sekolah di seluruh Indonesia.

  • nurhadi says:

    Sebaikknya ada Persatuan Tenaga Administrasi Sekolah (PTAS)sebagai wadah seluruh tenaga administrasi dari TK – SMA/SLTA. agar mentri pendidikan tahu, mengapa kita selalu dikesampingkan,apalagi masalah tunjangan, seumur-umur saya sudah 25 tahun kerja di sekolah swasta belum pernah mendengan tunjangan Tata Usaha, tapi kalau tunjangan Guru dari dulu ada, apalagi sertifikasi guru, apakah ada sertifikasi Tata Usaha?

  • admin says:

    Usul Pak Nurhadi benar, bentuk organisasi TAS, karena Allah tidak akan mengubah nasib satu kaum jika kaum itu sendiri yang mengubahnya.

Leave a comment!

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.


Facebook Comments