Topik Utama »

May 7, 2013 – 10:18 am | 7 Comments | 1,788

Tulisan ini disusun sebagai bahan pelatihan kepala sekolah dalam mengembangkan perencanaan, merealisasikan rencana, memantau keterlaksanaan rencana dan pencapaian hasil, serta melaksanakan tindaklanjut perbaikan  melalui pelatihan perbaikan dokumen RKJM dan RKAS.
Ketangguhan utama kepala sekolah ada pada …

Read the full story »
Info

Merefleksikan realita dengan stuktur yang cerdas

Pembelajaran

Berilmu, terampil belajar, dan memecahkan masalah..

Pengelolaan

Realistis, konsisten, persisten dan bekelanjutan.

Daya Insani

Menciptakan ide, metode, layanan, dan produk baru.

Supervisi

Membantu kepala sekolah dan guru mewujudkan tujuan .

Home » Pengelolaan

Keunggulan Keterampilan Siswa dalam Prespetif Pendidikan Internasional

Submitted by on August 30, 2011 – 4:56 amNo Comment | 729

Pembelajaran merupakan proses untuk mengubah prilaku siswa agar mereka memiliki kesiapan untuk memenuhi kebutuhan keterampilan hidup sehingga siswa adaptif terhadap perkembang  keterampilan yang dibutuhkan dalam dunia kerja pada masa kini dan masa depan.

Keterampilan yang dibutuhkan dalam kegiatan ekonomi masa kini dan masa depan bertumpu pada tiga kekuatan utama yaitu ilmu pengetahuan, teknologi informasi, dan daya inovasi. Oleh karena itu, daya belajar siswa dan kekuatan sekolah dalam memfasilitasi siswa belajar perlu dikerahkan untuk membangun keterampilan abad ke-21 seperti pada tabel berikut.

Belajar Inovatif Melek Teknologi Digital Pengembangan Karir
Berpikir kritis dan pemecahan masalah Melek informasi Menyesuaikan diri & beradaptasi
Kreativitas dan Inovasi Melek media Berinisiatif & mengarahkan diri
Komunikasi Melek ICT Berinteraksi Sosial & berinteraksi lintas kultur
Berkolaborasi Produktif & akuntabel
Terampil memimpin & bertanggung jawab

Keterampilan abad 21 sebagai produk perumusan Amerika menjadi bahan telaahan berbagai negara dalam mengadaptasi pendidikan mereka. Amerika pada tahun ini menetapkan prioritas utama pengembangan keterampilan siswa dalam daya baca, berpikir kritis, memecahkan masalah, berkomunikasi dan berkolaborasi, kreativitas dan inovasi (Rs & 4Cs)

Fokus perhatian Indonesia sedikit berbeda. Sesuai dengan undang-undang sistem pendidikan nasional dan kebijakan pemerintah  Indonesia  lebih berkonsentrasi pada penguatan karakteristik ke-Indonesia-an yaitu, pribadi yang beriman, dan berkarakter.

Perhatian yang menguat pada kerpribadian memiliki konsekuensi  terhadap beban tugas pendidik, pengajar dan pelatih menjadi lebih besar.  Walau begitu tugas itu tidak dapat dihindarkan. Keterlambatan Indonesia dalam mengembangkan keterampilan mengembangkan pribadi, keterlambatan dalam meningkatkan keterampilan berpikir, dalam menggunakan teknologi informasi dan komunikas akan berdampak pada performa sumber daya pada masa depan.

Yang terbaik adalah sekolah mengasah keterampilan membentuk  kepribadian, dan keterampilan belajar, keterampilan menguasai ilmu pengetahuan, dan berionvasi perlu dikembangkan simultan dengan penguatan pada peningkatan melek informasi dan teknologi informasi, serta pengembangan kapasitas kolaborasi dan interaksi.

Kompleksitas pekerjaan untuk mengembangkan keterampilan secara simultan harus diperhatikan dan dilaksanakan guru  terlihat dari banyaknya keterampilan yang diperlukan . Peningkatan penguasaan keterampilan mengarahkan diri, kepribadian  yang beriman, berkarakter, dan sehat jasmani dan rohani serta menjadi bagian dari usaha menwujudkan tujuan pendidikan nasional  dalam berbagai bidang seperti tergambar di bawah ini:

Pada tabel terdapat empat bidang utama pengembangan keterampilan yaitu keterampilan dalam mengembangkan pribadi terutama dalam mengarahkan diri untuk menjalankan perintah agama, membangun karakter, dan memelihara kesehatan. Peningkatan ketermpilan belajar, melek infomasi, media, dan TIK, serta meningkatkan daya adaptasi, daya inisiatif, internasi sosial dan keterampilan meningkatkan produktivitas diri yang akunntabel dan kepemimpinan.

Sejumlah keterampilan itu belum terjabar dalam rencana pembelajaran yang guru buat hingga saat ini. Tantangan terdekat adalah mengembangkan kurikulum yang relevan dengan standar kopetensi lulusan dan meningkatkan kompetensi guru.

Tantangan lebih lanjut adalah mengembangkan sekolah agar mampu merencanakan, melaksanakan, dan menjamin bahwa sejumlah keterampilan itu secara nyata dapat dijabarkan dalam pengelolaan sekolah.

Referensi:

Published on: Aug 30, 2011

Leave a comment!

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.


Facebook Comments