Keunggulan Keterampilan Siswa dalam Prespetif Pendidikan Internasional
Pembelajaran merupakan proses untuk mengubah prilaku siswa agar mereka memiliki kesiapan untuk memenuhi kebutuhan keterampilan hidup sehingga siswa adaptif terhadap perkembang keterampilan yang dibutuhkan dalam dunia kerja pada masa kini dan masa depan.
Keterampilan yang dibutuhkan dalam kegiatan ekonomi masa kini dan masa depan bertumpu pada tiga kekuatan utama yaitu ilmu pengetahuan, teknologi informasi, dan daya inovasi. Oleh karena itu, daya belajar siswa dan kekuatan sekolah dalam memfasilitasi siswa belajar perlu dikerahkan untuk membangun keterampilan abad ke-21 seperti pada tabel berikut.
| Belajar Inovatif | Melek Teknologi Digital | Pengembangan Karir |
|---|---|---|
| Berpikir kritis dan pemecahan masalah | Melek informasi | Menyesuaikan diri & beradaptasi |
| Kreativitas dan Inovasi | Melek media | Berinisiatif & mengarahkan diri |
| Komunikasi | Melek ICT | Berinteraksi Sosial & berinteraksi lintas kultur |
| Berkolaborasi | Produktif & akuntabel | |
| Terampil memimpin & bertanggung jawab | ||
Keterampilan abad 21 sebagai produk perumusan Amerika menjadi bahan telaahan berbagai negara dalam mengadaptasi pendidikan mereka. Amerika pada tahun ini menetapkan prioritas utama pengembangan keterampilan siswa dalam daya baca, berpikir kritis, memecahkan masalah, berkomunikasi dan berkolaborasi, kreativitas dan inovasi (Rs & 4Cs)
Fokus perhatian Indonesia sedikit berbeda. Sesuai dengan undang-undang sistem pendidikan nasional dan kebijakan pemerintah Indonesia lebih berkonsentrasi pada penguatan karakteristik ke-Indonesia-an yaitu, pribadi yang beriman, dan berkarakter.
Perhatian yang menguat pada kerpribadian memiliki konsekuensi terhadap beban tugas pendidik, pengajar dan pelatih menjadi lebih besar. Walau begitu tugas itu tidak dapat dihindarkan. Keterlambatan Indonesia dalam mengembangkan keterampilan mengembangkan pribadi, keterlambatan dalam meningkatkan keterampilan berpikir, dalam menggunakan teknologi informasi dan komunikas akan berdampak pada performa sumber daya pada masa depan.
Yang terbaik adalah sekolah mengasah keterampilan membentuk kepribadian, dan keterampilan belajar, keterampilan menguasai ilmu pengetahuan, dan berionvasi perlu dikembangkan simultan dengan penguatan pada peningkatan melek informasi dan teknologi informasi, serta pengembangan kapasitas kolaborasi dan interaksi.
Kompleksitas pekerjaan untuk mengembangkan keterampilan secara simultan harus diperhatikan dan dilaksanakan guru terlihat dari banyaknya keterampilan yang diperlukan . Peningkatan penguasaan keterampilan mengarahkan diri, kepribadian yang beriman, berkarakter, dan sehat jasmani dan rohani serta menjadi bagian dari usaha menwujudkan tujuan pendidikan nasional dalam berbagai bidang seperti tergambar di bawah ini:
| Kepribadian | Belajar Inovatif | Melek Teknologi Digital | Pengembangan Karir |
|---|---|---|---|
| Mengamalkan agama agar Bertakwa | Berpikir kritis dan pemecahan masalah | Melek informasi | Menyesuaikan diri dan beradaptasi |
| Membentuk karakter | Kreativitas dan Inovasi | Melek media | Berinisiatif & mengarahkan diri |
| Memelihara kesehatan | Komunikasi | Melek ICT | Berinteraksi Sosial & berinteraksi lintas kultur |
| Berkolaborasi | Produktif dan akuntabel | ||
| Terampil memimpin &bertanggung jawab | |||
Interactive Whiteboards by PolyVision
Pada tabel terdapat empat bidang utama pengembangan keterampilan yaitu keterampilan dalam mengembangkan pribadi terutama dalam mengarahkan diri untuk menjalankan perintah agama, membangun karakter, dan memelihara kesehatan. Peningkatan ketermpilan belajar, melek infomasi, media, dan TIK, serta meningkatkan daya adaptasi, daya inisiatif, internasi sosial dan keterampilan meningkatkan produktivitas diri yang akunntabel dan kepemimpinan.
Sejumlah keterampilan itu belum terjabar dalam rencana pembelajaran yang guru buat hingga saat ini. Tantangan terdekat adalah mengembangkan kurikulum yang relevan dengan standar kopetensi lulusan dan meningkatkan kompetensi guru.
Tantangan lebih lanjut adalah mengembangkan sekolah agar mampu merencanakan, melaksanakan, dan menjamin bahwa sejumlah keterampilan itu secara nyata dapat dijabarkan dalam pengelolaan sekolah.
Referensi:
- http://www.gurusoftware.com/GuruNet/Personal/Factors.htm
- http://www.p21.org/%3C/index.php?option=com_content&task=view&id=254&Itemid=120
- http://www.p21.org/
- Permendiknas nomor 23 tahun 2006 tentang Standar Kompetensi Lulusan
Published on: Aug 30, 2011














Facebook Comments