Program Kerja Pengawas 2013-2014

Peran pengawas sekolah dalam sistem penjaminan mutu amat penting, walaupun bukan yang terpenting. Sekolah  tanpa pengawas pun dapat berjalan, namun harus diakui pula siapa yang dapat mengukur perkembangan sekolah dari waktu ke waktu secara objektif dan secara berkala jika tidak dilakukan oleh pengawas.

Dalam penerapan standar yang mensyaratkan adanya sejumlah indikator dan target pencapaian yang terukur jelas memerlukan orang yang memiliki komopetensi untuk mengukur. Pengawas dingkat khusus untuk mengukur dengan menerapkan alat ukur yang renik dan halus sehingga dapat mengevaluasi tingkat pencapaian. Dari kegiatan itu akan  diperoleh informasi tentang efektivitas sekolah dalam mewujudkan keunggulan yang diharapkannya.

Untuk menunjang pekerjaan pengawas yang  semakin bertambah menantang akibat dari semakin cepatnya pertambahan penerapan kebijakan baru dalam peningkatan mutu pendidikan,  telah berdampak pada tumbuhnya kebutuhan untuk melakukan mengawal penjaminan mutu program  agar terdapat kepastian bahwa program terlaksana dan berhasil mewujudkan tujuan.

Sebut saja beberapa yang segera perlu pengawas perhatikan di antarannya;

Akibat dari perkembangan kemampuan siswa Indonesia dalam bidang matematika dan IPA yang mandek. Informasi ini diungkap langsung oleh Menteri Pendidikan yang merujuk pada hasil studi TIMSS telan mendorong pemerintah untuk melakukan perubahan kurikulum. Dalam waktu yang tidak lama lagi pengawas perlu mempersiapkan diri untuk menunjang pelaksanaan kurikulum 2013.

Persoalan tidak berkembangnya kemampuan siswa dalam bidang Matematika dan IPA terkait erat dengan perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi belajar yang dinilai belum mampu mendongkrak kecakapan siswa dalam keterampilan berpikir level tinggi.  Masalahnya adalah seberapa kuat pun usaha untuk meningkatkan kopetensi guru dalam mengajar, jika tanpa dukungan pengawas maka kita dapat menyatakan bahwa  kebiasaan back to basic setelah guru dilatih masih besar kemungkinannya. Menjamin guru dapat mengembangkan kecakapan berpikir melalui kendali mutu melalui perencanaan, pelaksanaan, dan penilaian pembelajaran oleh pengawas mutlak perlu.

Tantangan yang tidak kalah penting adalah hingga saat ini kepala sekolah belum efektif dalam melaksanakan penjaminan mutu melalui supervisi pelaksanaan pembelaran di sekolah. Apalagi kepala sekolah dihadapkan pula pada tugas untuk menjadi manajer penilaian kinerja guru di samping menghadapi penilaian dirinya sendiri. Tugas sebagai pembaharu akan menjadi semakin sibuk.

Kepala sekolah dan pengawas perlu mencegah kesibukannya malah menjadi kotra produktif terhadap peningkatan mutu hasil belajar siswa. Jangan sampai guru dan kepala sekolah makin sibuk memenuhi tugasnya sendiri sehingga mengurangi perhatiannya terhadap perkembangan kemajuan belajar siswa.

Untuk keperluan ini saya mencoba untuk menyusun program menjadi lebih sederhana namun tetap kaya fungsi untuk persiapan pelaksanaan tugas 2013.

Teman-teman pengawas atau stake holders pendidikan yang lainnya jika tahun 2013 sudah memulai melaksanakan penilaian kinerja guru dan kepsek dengan menggunakan instrumen yang disusun Pusbang Tendik Kemendikbud, berikut GP lampirkan pula.

Yang akan mencoba memanfaatkan perangkat lainnya, seperti perangkat model laporan pengawasan pada saat ini  masing sedangk GP disesuaikan dengan program baru, boleh ditunggu…Salam

Bagikan artikel ini:

73 thoughts on “Program Kerja Pengawas 2013-2014

  1. Alfa Laode

    Terima kasih Pak. Semoga rekan-rekan pengawas sekolah dan praktisi pendidikan lainnya lebih memahami lagi dalam meningkatkan kompetensinya

  2. kadiyo jk

    banyak informasi yang baik untuk pendidikan , tks, selamat menjalankan ibadah shaum 1415 h

  3. agus suganda

    Assalamualaikum .
    Terima kasih sekali Bp atas sharing ilmu kepengawasannya. Ini sangat bermanfaat terutama bagi saya yang baru diamanati menjadi pengawas. Mudah-mudahan Bp sekeluarga diberi kesehatan dan kebarokahan dalam hidup ini. Terus berkarya pa…

    agus suganda

  4. admin Post author

    Jika tugas itu dalam bentuk komponen pendukung sekolah, maka PKG-nya dinilai oleh Kepsek juga. Jika kepala sekolah, maka yang menilai kinerja guru maunpun tugas tambahannya oleh pengawas. Salam

  5. Panca Yogya

    Terima kasih pak rahmat, saya peserta IN pengawas di Sunlake. Semua ilmu akan bermanfaat kalau di share (padahal males dan nggak mampu)…terima kasih atas semuanya. kalau boleh tanya untuk ketentuan 5 tahun tidak naik pangkat bagi pengawas, akan diberhentikan sementara?? bolehkah kita bersikap bahwa kita juga guru..atau kalau boleh APSI memberikan masukkan ke pemerintah..untuk adanya pengecualian tidak hanya guru tetapi pengawas juga..he he he..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

Top