Mutu Komparatif dan Kompetitif Sekolah Bertaraf Internasional
Indonesia berobsesi dapat meningkatkan mutu pendidikan yang setara dengan mutu pendidikan bangsa lain melalui peningkatan mutu sekolah rintisan SMA bertaraf internasional. Bertaraf internasional berimplikasi pada proses peningkatan mutu sekolah harus sebanding bahkan dapat lebih baik daripada yang bangsa lain wujudkan.Mutu pendidikan dipetakan dalam mutu komparatif dan mutu kompetitif. Konsekuensi pendidik dan tenaga kependidikan membangkitkan semangat juangnya untuk membangun sekolah agar menghasilkan mutu lulusan yang setara dengan lulusan sekolah lain.
Melalui pendekatan pedagogis maka kesetaraan itu meliputi indikator penguasaan ilmu pengetahuan, penguasaan keterampilan menerapkan ilmu pengetahuan, dan sikap.
Penguasaan informasi tentang profil mutu lulusan dari berbagai negara perlu untuk memetakan perbedaan mutu lulusan sekolahnya dengan mutu lulusan sekolah lain pada level internasional. Berdasarkan data itu, sekolah merumuskan peta komparatif mutu lulusan dengan indikator mutu yang terukur. Berdasarkan data komparatif itu sekolah dapat memprediksi waktu yang diperlukan untuk mensejajarkan mutu lulusannya dengan sekolah rujukan, merancang strategi yang akan sekolah laksanakan, dan memperhitungkan kebutuhan sumber daya yang dibutuhkannya.
Sekolah juga perlu menentukan indikator kesejajaran mutu dengan sekolah rujukan. Konsekuensi logis dari itu maka informasi yang memadai tentang kompetensi lulusan sekolahnya maupun sekolah rujukan. Konsekuensi lebih lanjut sekolah memerlukan data perbandingan materi pelajaran, peta perbandingan proses pembelajaran, dan peta perbandingan evaluasi pembelajaran.
Pengembangan sekolah bertaraf internasional memerlukan sistem data untuk menentukan peta perbandingan mutu untuk menentukan komparatif advantage sekolah terhadap sekolah rujukan. Ada pun data utama yang diperlukan adalah peta perbandingan (1) standar kompetensi lulusan (2) standar materi pelajaran (3) proses belajar, dan (4) standar penilaian serta (5) profil produk belajar siswa.
Target ideal sekolah bertaraf internasional adalah kesetaraan pada mutu lulusan. Namun padar taraf rintisan, target ditetapkan tidak selalu pada rujukan tingkat internasinal. Standar komparatif pada tingakat nasional pun , sebagai target antara sudah cukup. Karena kita tahu bahwa dari nilai komparatif itu dapat dikembangkan kompetitif advantage.
Peta perbandingan mutu dapat digambarkan pada model perbandingan berikut.
| Standar | Sekolah X di Indonesia | Sekolah Y Rujukan di USA | Catatan Perbaikan |
| Indikator belajar | Membuat preparat pengamatan mikroskopis sel hewan dan sel tumbuhan
Menggambar struktur sel berdasarkan hasil pengamatan mikroskopis Membandingkan struktur sel hidup dan sel mati Membandingkan struktur sel hewan dan sel tumbuhan Menjelaskan struktur dan fungsi membran sel, sitoplasma, dan inti sel Mendeskripsikan perbedaan struktur sel prokariotik dan sel eukariotik |
Membedakan persamaan dan perbedaan di antara sel prokariot dan sel eukariot
Menunjukkan pemahaman mereka mengenai struktur dan fungsi dari organ sel Mempelajari keahlian diri (interpersonal) 1.mengungkapkan ide kepada siswa lain |
Model Amerika menunjukkan kebervariasian kompetensi yang lebih banyak. |
| Materi Pelajaran | Struktur sel dan fungsi sel meliputi, Perbedaan sel hewan dan sel tumbuhan Sel prokariotik dan sel eukariotik 1. Membran sel 2. Sitoplasma 3. Inti sel |
(Disajikan dalam bentuk topik bahasan)Uriaian materi implisit pada kegiatan belajar | Topik pembahasan Indonesia sudah lebih rinci, sangat kuat dalam meningkatkan pemahaman pengetahuan, lemah dalam penerapkan konsep motorik |
| Proses pembelajaran | Kegiatan awal (10 menit) - Guru memberi pengantar ruang lingkup materi tentang sel. - Guru meminta siswa melakukan pengamatan sel dengan menggunakan Kegiatan 1.3 dan 1.4. Kegiatan inti (70 menit) - Guru mendemonstrasikan cara membuat preparat pengamatan mikroskopis sel tumbuhan dan sel hewan. 3. Siswa membuat preparat sel hewan kemudian mengamatinya di bawah mikroskop |
- Bagi kelas menjadi beberapa kelompok, masing-masing 4 orang- Instruksikan siswa untuk melihat video, mencatat dan menggambar setidaknya lima organ
- Berikan waktu selama 15 menit bagi setiap kelompok untuk mendiskusikan dan membandingkan catatan mereka - Berikan lembar kegiatan dan beritahukan pada kelompok bahwa setiap anggota kelompok harus berkontribusi dalam mengisi jawaban. |
Model Indonesia menujukkan tingginya aktivitas guru, model Amerika menunjukkan tingginya aktivitas siswa. |
Target Rintisan
Tidak pada seluruh sekolah rintisan secara kajian empirik mengenai target mutu pembelajaran telah dilakukan. Kesibukan untuk memenuhi target mutu setaraf SKL berstandar nasional masih menjadi tantangan berat. Namun demikian target komparatif pada taraf nasional pasti menjadi basis pengembangan mutu kompetitif tingkat internasional, yang pasti tidak bisa meloncat, melainkan merayap, ….semoga sampai karena bangsa lain juga berusaha berlari.
5 Comments »
Leave a comment!













Dear Writer,
Web Gurupembaharu yang selalau di-uptodate sangat membantu kami dalam menyelenggarakan RSMA BI. SMA Taruna Nusantara merupakan salah satu RSMABI yang terus menerus berupaya meningkatkan diri sesuai dengan panduan dan rujukan yang dikeluarkan oleh Direktorat.
Ada beberapa hal yang kami perlukan dalam waktu dekat ini dalam rangka memperbaiki RKJM dan RKT yang telah berjalan. Antara lain, dalam menentukan target lulusan yang memenuhi standar internasional, diperlukan parameter-parameter makro, di samping yang tertera pada contoh artikel di atas. Parameter yang dijelaskan pada tabel di atas baru merujuk pada aspek mikro yang berupa output sebuah pembelajaran mata pelajaran tertentu.Kami juga memerlukan rujukan lain berupa parameter outcome sebuah sekolah bertaraf internasional.
Terima kasih atas bantuan semua pihak,
Kahumas SMA TN
Drs. Usdiyanto,M.Hum.
Loving the info on this internet site , you have done outstanding job on the blog posts.
I agree with your points , fantastic post.
This weblog appears to get a great deal of visitors. How do you advertise it? It offers a nice individual spin on things. I guess having something real or substantial to post about is the most important factor.
After so long time of using the Internet, now I honestly what do serious problems mean. Never in my life have I made such a fault, and I never was as disoriented as I was today. This post destroyed all my fears.