Topik Utama »

May 7, 2013 – 10:18 am | 7 Comments | 1,797

Tulisan ini disusun sebagai bahan pelatihan kepala sekolah dalam mengembangkan perencanaan, merealisasikan rencana, memantau keterlaksanaan rencana dan pencapaian hasil, serta melaksanakan tindaklanjut perbaikan  melalui pelatihan perbaikan dokumen RKJM dan RKAS.
Ketangguhan utama kepala sekolah ada pada …

Read the full story »
Info

Merefleksikan realita dengan stuktur yang cerdas

Pembelajaran

Berilmu, terampil belajar, dan memecahkan masalah..

Pengelolaan

Realistis, konsisten, persisten dan bekelanjutan.

Daya Insani

Menciptakan ide, metode, layanan, dan produk baru.

Supervisi

Membantu kepala sekolah dan guru mewujudkan tujuan .

Home » Teknologi

Mengatur Format Nomor Halaman Berdeda Dalam Satu Naskah Pada MS Word

Submitted by on January 18, 2011 – 5:26 pm8 Comments | 4,487

Beberapa dokumen sekolah maupun karya tulis ilmiah  terdiri atas jilid atau cover, kata pengantar, daftar isi, daftar tabel, isi naskah, dan lampiran. Pembuat dokumen banyak yang menyusun dalam file-file terpisah. Teknis itu cukup merepotkan proses pengelolaannya. Apalagi jika kita lupa menyimpan  file cover atau file daftar isi naskah yang dibuat sehingga harus mengerjakan ulang.

Salah satu alasan penyusunan dokumen dengan menggunakan file terpisah ialah sulit mengelola nomor  halamannya karena daftar isi yang menggunakan huruf Romawi sedangkan  penomoran pada halaman isi naskah biasanya menggunakan huruf Arab.

Fasilitas section break pada Microsoft Word memberikan kemudahan kepada kita untuk memberikan format nomor halaman yang berbeda pada satu naskah. Caranya, membagi naskah dalam beberapa section.

Berikut langkah-langkah untuk memisahkan naskah dalam beberapa section (langkah ini dilakukan dengan menggunakan windows vista) :

  • Gabungkan naskah yang ada dalam satu file;
  • Tentukan bagian-bagian dari naskah yang akan diberikan format penomoran yang berbeda untuk dipisahkan dalam section yang berbeda;
  • Pada ujung tulisan yang akan diberikan penomoran yang bebeda pilih menu page layout lalu pilih menu Breaks pada sub menu Page Setup;
  • Selanjutnya pilih  next page seperti pada gambar berikut:

  • Lakukan hal yang sama untuk tiap bagian naskah yang sudah kita tentukan.
  • Pada tiap bagian yang telah dipisah, lihat hasilnya klik bagian header atau footer pada naskah yang telah diinsert . Pada footer, misalnya akan tertulis section 1, pada bagian header tertulis section 2, seperti terlihat pada gambar berikut:

  • Pada tiap section yang berbeda kita dapat memberi nomor halaman yang berbeda. Misalnya section satu pada cover tidak menggunakan halaman, section 2 menggunakan halaman i, ii, iii; pada section 3 kita gunakan halaman huruf arab 1, 2, 3, dst.

  • Untuk memberikan nomor halaman dilakukan dari menu Insert pada sub menu Header Footer pilih page number
  • Pilih Format Page Number, ubahlah “number format” sesuai dengan bentuk format number halaman yang kita inginkan untuk masing-masing section.

Semoga bermanfaat.

Tags:

8 Comments »

Leave a comment!

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.


Facebook Comments