TOPIK UTAMA »

April 7, 2014 – 8:40 pm | 152

Salah satu kewajiban sekolah dalam merumuskan dokumen Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) 2013, seperti pada KTSP 2006, adalah merumuskan visi-misi-dan-tujuan.  Mengapa  kewajiban merumusan tujuan sekolah begitu penting?
Sejak dulu,  seluruh warga sekolah bahwa merumuskan tujuan lembaga …

Read the full story »
BERITA
PEMBELAJARAN
PENGELOLAAN
DAYA INSANI
SUPERVISI
Home » GURU

Program Bermutu dalam Peningkatan Kualitas Pendidikan Bangsa

Submitted by on June 24, 2010 – 12:13 am5 Comments | 1,630

Sistem pendidikan bangsa Indonesia yang telah dikembangkan sejak Indonesia merdeka belum dapat mengantarkan bangsa menjadi bangsa yang  sejahtera seperti yang dicita-citakan oleh para pendiri negara.  Sampai saat ini, sistem pendidikan belum dapat mengantarkan bangsa ini menguasai pengetahuan dan dan teknologi yang mampu sejajar dengan bangsa-bangsa lain.

Pada saat industri produk intelektual semakin berkembang dengan pesat, namun pendidikan bangsa kita belum mampu mengangkat bangsa kita menjadi lebih inovatif dan menjadi bangsa yang berada pada barisan terdepan.

Salah satu indikator ketertinggalan bangsa kita karena belum mampu meningkatkan mutu guru yang sejajar dengan guru-guru dari negara maju dalam beradaptasi dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dunia.

Oleh karena itu, reformasi pendidikan yang sekarang sedang digulirkan  terutama dalam memfasilitasi guru agar berkembang progresif dalam meningkatkan penguasaan ilmu pengetahuan dan keterampilan terbaik harus sejalan dengan perkembangan  ilmu pengetahuan dan teknologi. Pendidikan yang diselenggarakan hendaknya dapat menghasilkan mutu lulusan yang sejajar dengan yang bangsa lain hasilkan.

Sistem pembaharuan mutu menyangkut sekurang-kurangnya menyangkut dua masalah utama. Pertama, menyiapkan calon guru melalui sistem pendidikan yang dapat menjawab kebutuhan pengembangan pendidikan ke depan. Kedua, meningkatkan mutu guru dalam jabatan, saat ini berjumlah  2,7 juta, juga belum efektif.

Hilangnya Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan (IKIP) yang telah berlangsung sejak tahun 1954 yang bermula dari Pendidikan Tinggi Pendidikan Guru (PTPG) kemudian bergabung ke universitas sehingga menjadi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) dan selanjutnya menjadi IKIP.  IKIP pun pada tahun 1999/2000 berubah berubah menjadi universitas. Dampak dari perubahan ini  belum mengubah arah perkembangan sistem penyiapan guru yang yang semakin bermutu.

Berkembangnya universitas yang semula IKIP tetap mengemban tugas sebagai lembaga pendidikan tenaga kependidikan (LPTK). Kini jumlah LPTK bertambah terutama sejalan dengan berkembangnya jumlah LPTK swasta. Pertambahan jumlah ini bukan berarti mutunya semakin meningkat.

Terbukanya peluang sarjana dari mana pun untuk menjadi guru setelah mendapat pendidikan khusus keguruan juga belum mengubah peta peningkatan penyiapan guru yang makin intensif. Terbukti ketika target mutu lulusan ditingkatkan sehingga diperlukan guru yang menguasai bahasa Inggris, TIK, dan penguasaan materi yang setara dengan guru-guru pada taraf internasional, sebagian besar sekolah kesulitan memenuhi target, termasuk mutu guru-guru pemula banyak yang tidak menunjukkan perbedaan yang berarti dibandingkan dengan produk guru yang masuk panggung lebih dulu.

Masalah lain yang semakin mendesak sebagai dampak dari sistem pembinaan guru dalam jabatan yang kurang efektif adalah bertambahnya guru yang memiliki kinerja rendah yang ditunjukkan dengan rendahnya daya adaptasi guru dalam menguasai ilmu pengetahuan dan keterampilan atau berdisiplin rendah sehingga tidak efektif berpengaruh pada peningkatan prestasi siswa.

Dengan semakin sempurnanya sistem informasi yang dikembangkan oleh Kementrian Pendidikan memperlihatkan bahwa pada saat ini Indonesia juga mengahadap masalah timpangnya distribusi guru yang tidak merata di perkotaan dan pedesaan.

Mengutip data yang diungkapkan oleh Fasli Jalal, Wakil Menteri Pendidikan di Sawangan pada bulan Juni 2010, ada kelebihan jumlah guru sebanyak 60% di perkotaan. Di samping itu masih banyak guru yang belum memenuhi kualifikasi pendidikan S1/D4.

Menghadapi sejumlah masalah yang sangat kompleks serta dalam menghadapi berbagai tantangan ke depan,  Pemerintah Indonesia menggulirkan program bermutu. Program BERMUTU (Beter Education through Reformed Management and Universal Teacher Up-grading)  yaitu model kebijakan peningkatan mutu pendidikan melalui peningkatan guru. Program ini terlenggara berkat kerjasama antara Kementrian Pendidikan Nasional  melalui Direktorat Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PMPTK) dengan Pemerintah Belanda dan Bank Dunia dengan nilai dana sebesar  US$212juta.

Pelaksanaan program akan berlangsung sampai tahun 2013. Bantuan pemerinah Belanda digulir dalam bentuk hibah (grant) untuk mendukung program BERMUTU sebesar 40 juta Euro atau US$52 juta, atau berjumlah sekitar Rp 476 miliar dalam rupiah. Selebihnya adalah pinjaman.Dana tersebut akan digunakan untuk meningkatkan mutu guru dalam jabatan yang berjumlah 2.783.321 orang guru pada  258.047 sekolah.

Ruang Lingkup Kegiatan Bermutu

Ruang lingkup program meliputi empat komponen kegiatan :

1) Reformasi Universitas sebagai basis Pendidikan Guru serta membangun kapasitas Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP), dan meningkatkan insentifbagi universitas penyelenggara peningkatan mutu guru  (termasuk Universitas Terbuka ) untuk mengembangkan materi pendidikan jarak jauh untuk pra-pendidikan dan in-service guru;

2) Memperkuat Struktur untuk peningkatan mutu guru di Tingkat Lokal.

3) Mereformasi akuntabilitas dan sistem penghargaan guru melalui pelaksanaan Sistem Penilaian Kinerja dan pengembangan karir dan kesejahteraan guru.

4) Meningkatkan Koordinasi Program, Monitoring dan Evaluasi, yang akan mendukung pemantauan komponen Proyek 1 sampai 3, serta pengembangan database guru dan berbagai penelitian dan studi evaluasi untuk mendokumentasikan efek dari proyek pada pengajaran perilaku dan prestasi siswa.

Program bermutu difokuskan pada pengembangan profesionalitas guru melalui penguatan kompetensi pendidik yang meliputi kompetensi pedagogik, kepribadian, sosial, dan profesional sehingga diharapkan mutu guru di seluruh penjuru tanah air makin meningkat sehingga dapat mengangkat derajat daya saing bangsa.

Pengembangan  profesional dikembangkan untuk  mendapatkan mutu pendidik dan tenaga kependidikan yang dapat meningkatkan proses penyelenggaraan pembelajaran yang terstandar sehingga pengembangan mutu guru akan berpengaruh pada meningkatnya mutu peserta didik.

Salah satu rangkaian program peningkatan mutu guru dalam program bermutu adalah adalah;

  • Penilaian Kinerja Guru (PKG)
  • Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB)
  • Peningkatan Kinerja Rendah (PKR)

Admin akan mencoba mengurai tiap kegiatan pada kesempatan berikutnya.

5 Comments »

  • ROHATI HI HALIL says:

    SALUT ….. dengan kebijakan pemerintah yang satu ini…. guru2 yang tadinya lesu seperti di cash kembali… tapi untuk pemantauan pelaksanakan program ini lebih di perhatikan agar capaian hasil lebih optimal.. makash..

  • umi says:

    Kapan pelaksanaan program ini dan berlaku bagi siapa saja?

  • admin says:

    Mulai tahun 2013 seluruh guru melaksanakan program itu. Guru yang pegawai negeri wajib karena terkait dengan angka kredit untuk kenaikan pangkat.

  • Apri says:

    pinjam Artikelnya……boleh..makasih

  • Apa arti mutu pendidikan? Buat apa sekolah? Sejak merdeka sampai sekarang lulusan sekolah banyak nganggur. Ada pekerjaan kalau gak cocok dengan ijazah mendingan nganggur. Pedahal ada yang gak punya ijazah bisa ciptakan pekerjaan. Pendidikan harus bisa menghasilkan manusia yang paling bermutu, yaitu pemimpin, profesional ahli dibidangnya dan entreprenuer pencipta kerja, usaha dan investasi. Sekarang ada HIGHSPEED LEARNING TEACHING model pendidikan multilevel untuk guru agar bisa menghasilkan Pemimpin profesional dan entreprenuer. Saksikan Demonya 1 jam, ikuti 20 jam pelathannya dan dapatkan bukunya “CARA CEPAT MENJADI PEMIMPIN PROFSIONAL ENTREPRNEUR”

Leave a comment!

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.


Facebook Comments