Topik Utama »

May 7, 2013 – 10:18 am | 7 Comments | 1,777

Tulisan ini disusun sebagai bahan pelatihan kepala sekolah dalam mengembangkan perencanaan, merealisasikan rencana, memantau keterlaksanaan rencana dan pencapaian hasil, serta melaksanakan tindaklanjut perbaikan  melalui pelatihan perbaikan dokumen RKJM dan RKAS.
Ketangguhan utama kepala sekolah ada pada …

Read the full story »
Info

Merefleksikan realita dengan stuktur yang cerdas

Pembelajaran

Berilmu, terampil belajar, dan memecahkan masalah..

Pengelolaan

Realistis, konsisten, persisten dan bekelanjutan.

Daya Insani

Menciptakan ide, metode, layanan, dan produk baru.

Supervisi

Membantu kepala sekolah dan guru mewujudkan tujuan .

Home » Pembelajaran, Uncategorized

Belajar Menyenangkan

Submitted by on April 21, 2011 – 2:46 pm2 Comments | 735

Belajar sesungguhnya memerlukan tenaga, pikiran, daya juang dan ketekunan. Hanya orang-orang yang  tahan untuk duduk, bepikir berjam-jam dan pantang menyerah yang akan meraih ilmu yang banyak. Apabila kegiatan  belajar dianggap sebagai beban, maka belajar akan menjadi pengalaman yang sangat berat. Sebaliknya,  jika semua kegiatan disikapi dengan senang hati, maka beban itu akan berubah menjadi dorongan yang menyenangkan.Mengubah belajar dari beban ke dalam perbuatan yang menyenangkan diperlukan hati dan pikiran yang sepakat menyatakan “ya”.  Datangnya harus diri keseriusan, kesungguhan  dan keihlasan.

Membuat siswa memerlukan  ilmu pengetahuan, memerlukan  pelajaran menjadi tantangan yang tidak bagi semua guru. Pekerjaan ini tidak selalu mudah. Dalam tiap rombongan belajar selalu ada siswa yang cendrung menjadi pemalas dan enggan belajar.

Yang diperlukan guru dalam mendorong siswa belajar adalah keterampilan mempengaruhi siswa mengembangkan tujuan, membangun semangat dalam diri siswa untuk mencapai tujuan yang diharapkannya.

Itulah yang disebut dengan motivasi. Motivasi imengubah beban menjadi tantangan yang menyenangkan. Sebaliknya jika tidak ada motiasi, maka belajar menjadi terpaksa. Karena belajar memerlukan pikiran dan hati, maka tatkala merasa terpaksa, maka kapasitas pikiran menjadi tertutup rapat.

Oleh karena itu belajar baru bisa berjalan jika hati dan pikiran meng”ya”kan. Jika hati menyatakan ya, maka pikiran pun terbuka lapang, sebaliknya jika hati menyatakan tidak bahkan terluka maka kebenaran yang rasional pun tak akan dapat diterima.

Oleh karena itu, tantangan dalam mengajar adalah bagaimana membuat perasaan, membuat hati senang dan pikiran berkembang. Itulah belajar yang menyenangkan. Belajar menyenangkan datang dari padangan positif. Tidak menghabiskan waktu dengan keluh kesah. Lebih berorientasi pada pasa depan, berdialog terbuka, terkembang senyum di semua wajah, berkembang keakraban, saling memberi peluang, saling meningkatkan.

Pandangan negatif melahirkan pikiran-pikiran yang dangkal dan cenderung berprilaku menumpuk-numpuk masalah. Oleh karena itu semua orang yang terlibat dalam proses belajar selalu berorientasi pada keyakinan bahwa dalam kondisi seberat apa pun, sesungguhnya selalu memiliki sumber daya dan peluang untuk berkembang menjadi lebih baik. Maka mulaikan menangkap peluang sekecil apa pun. Dan, hargai langkah baik sekecil apa pun.

Lingkungan yang kondusip, bersih, indah, dan nyaman merupakan bagian penting yang perlu dikembangkan agar dapat mendukung suasana lingkungan menjadi  tempat belajar yang menyenangkan .

Dalam suasana yang nyaman tumbuh pengembangan diri siswa, kolaborasi, dan kompetisi. Sukses pembelajaran pada akhirnya ditentukan oleh seberapa besar peran siswa berkembang, bukan seberapa banyak guru berusaha mempengaruhi siswa sebab yang paling menentukan sukses belajar adalah diri siswa yang didampingi oleh guru-guru yang handal.

2 Comments »

  • titi jelita says:

    pernyataan yg bagus,bahwa belajar yg menyenangkan datangnya dari hati tp jujur ja terkadang lingkungan mempengaruhi pikiran kita. jika kita berada dalam lingkungan yg mendukukung kemajuan dlm pendidikan kenungkinan besar kita dpt maju tp jika kita bergbung dlm lingkungan yg tdk peduli dgn kemajuan pendidikan kemungkinan kita pun terbawa arus…ini sy alami sendiri d sklh yg baru,d saat sy membuat sesuatu hal yg baru selalu d anggap hanya menghabiskan tnaga dan waktu! tp adanya tulisan ini membuat sy kmbli brsemangat…thanks.

  • Hambali says:

    Jika segala sesutu bila dimulai dengan cara yang baik maka akan berakhir dengan baik, begitu pula sebaliknya. Suatu hal yang paling sulit untuk mencapai hasil belajar yang baik adalah menciptakan suasana belajar yang menyenangkan. Terima masih atas tulisannya yang telah banyak memberikan masukan yang sangat bermanfaat khusunya bagi kami selaku pembaca.

Leave a comment!

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.


Facebook Comments