Topik Utama »

May 7, 2013 – 10:18 am | 7 Comments | 1,776

Tulisan ini disusun sebagai bahan pelatihan kepala sekolah dalam mengembangkan perencanaan, merealisasikan rencana, memantau keterlaksanaan rencana dan pencapaian hasil, serta melaksanakan tindaklanjut perbaikan  melalui pelatihan perbaikan dokumen RKJM dan RKAS.
Ketangguhan utama kepala sekolah ada pada …

Read the full story »
Info

Merefleksikan realita dengan stuktur yang cerdas

Pembelajaran

Berilmu, terampil belajar, dan memecahkan masalah..

Pengelolaan

Realistis, konsisten, persisten dan bekelanjutan.

Daya Insani

Menciptakan ide, metode, layanan, dan produk baru.

Supervisi

Membantu kepala sekolah dan guru mewujudkan tujuan .

Home » Pembelajaran

Belajar Efektif Itu Efisien

Submitted by on January 12, 2010 – 8:55 pm6 Comments | 2,383

Dalam perjalanan hidup kita sering menemukan buku yang sarat akan ilmu, bahkan kita sudah membelinya, namun isinya tidak dapat kita serap secara maksimal. Bisa jadi hal itu karena waktu yang terbatas atau materinya memang sulit dicerna.

Sekali pun telah menggunakan waktu cukup banyak untuk memahaminya, namun tidak banyak materi yang dapat diserap. Itu menandakan bahwa cara belajar yang kita gunakan masih belum efektif.

Apa sebenarnya yang perlu kita perhatikan dan lakukan agar dapat belajar secara efektif? Ada metode SQRW yang dipercaya merupakan cara efektif dalam belajar (www.study-habits.com). Dengan metode SQRW kita dapat menggali ilmu secara mendalam dari buku atau sumber belajar lain. SQRW adalah singkatan dari Survey-Question-Read-Write atau Survey-Tanya-Baca-Tulis.

Empat strategi dalam metode SQRW meliputi :

  1. Survey, lakukan survey pada tiap bab dengan cepat. Fokuskan perhatian pada  judul, gambar, grafik, peta, tabel, pendahuluan, ringkasan dan kesimpulan. Langkah ini akan memberikan gambaran menyeluruh mengenai isi pembahasan dalam bab tersebut.
  2. Question(tanya), ajukan  pertanyaan yang muncul dalam pikiran Anda. Dengan cara ini Anda akan tetap fokus membaca dan mengingat materi dengan lebih baik. Sebaiknya tidak mempertanyakan ringkasan, pendahuluan atau kesimpulan. Ajukan pertanyaan mengenai sub bagian yang lain. Rumuskan pertanyaan dasar seperti why, who, where, when, what and how. Pertanyaan lain yang lebih memiliki “brain power” juga dapat dikembangkan seperti yang dapat diangkat dari teori taksonomi Bloom (www.honolulu.hawaii.edu). List pertanyaan yang merujuk pada taksonomi Bloom dapat dilihat pada artikel Memetakan Kecerdasan Siswa.
  3. Read (baca) bacalah untuk menjawab pertanyaan yang muncul dalam  pikiran serta untuk mengingat materi. Saat Anda menjawab tiap pertanyaan, pastikan bahwa Anda tetap fokus pada pokok utama materi.
  4. Write (tulis), tulis pertanyaan yang muncul dalam pikiran dan  uraikan jawabannya tertulis  secara ringkas dan bacalah secara mendalam.

Metode SQRW mengintegrasikan pola membaca secara sekilas, membaca analisis masalah dan pemecahan masalah yang diintegrasikan dalam proses membaca dan menulis.

Mengembangkan kompetensi membaca memerlukan multi strategi yang terpadu dalam satu waktu. Pengulangan untuk melakukannya merupakan langkah praktis agar dapat lebih memantapkan keterampilan. Kendala yang mungkin terjadi saat membangun kebiasaan dan pengulangan yaitu hambatan akibat kebiasaan seseorang yang terlatih membaca dalam hati  sebagai strategi tunggal. Mengubah kebiasaan ini memerlukan waktu dan proses dan ketekunan untuk melakukannya.

Metode SQRW membuat belajar lebih efisien, efektif dan lebih produktif.  Hal tersebut diperoleh dengan memperdalam pemecahan masalah, mengembangkan keterampilan merumuskan pertanyaan, merumuskan jawaban, dan meningkatkan daya ingat dengan mengembangkan kompetensi menulis. Membaca, memahami, menganalisis, dan menuliskan jawaban menjadi rangkaian belajar yang efektif dan efisien. Untuk itu perlu memilih waktu yang tepat dan manajemen waktu yang baik.

Dengan selesainya membaca ini, maka sebelum Anda membaca, siapkan dulu pensil dan catatan. Fokuskan pikiran Anda pada survey dan lanjutkan dengan proses analisis. Jika ingin lebih mantap, maka jelaskan pikiran yang telah Anda peroleh dari bacaan dalam diskusi kelas.

Referensi :

http://www.study-habits.com/how-to-study-effectively/

http://honolulu.hawaii.edu/intranet/committees/FacDevCom/guidebk/teachtip/questype.htm

Artikel Terkait :

Pengukuran Keterampilan Berpikir Kritis

Pemetaan Pikiran (Mind Map)

Taksonomi Bloom : Mengembangkan Strategi Berpikir Berbasis TIK

Tags: , , , ,

6 Comments »

Leave a comment!

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.


Facebook Comments