TOPIK UTAMA »

Pengembangan Kompetensi Berbasis KTSP 2013

October 5, 2014 – 10:09 pm | 666

Dalam proses pergeseran dari kurikulum 2006 ke pelaksanaan kerikulum 2013 kepala sekolah memegang peran yang sangat penting. Kepala sekolah dapat menentukan bidang perubahan yang perlu segera perlu penanganan.  Dalam menjalankan peran pimpinan perubahan kepala sekolah …

Read the full story »
BERITA
PEMBELAJARAN
PENGELOLAAN
DAYA INSANI
SUPERVISI

DAYA INSANI, GURU »

Insturmen Penilaian Kinerja Guru

May 27, 2012 – 7:05 pm | 18 Comments | 11,533

Tugas utama guru adalah mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik agar potensi peserta didik  berkembang menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab. Read the full story »

Pembelajaran Inovatif

March 31, 2012 – 1:21 pm | One Comment | 4,072

Inovasi  adalah kreasi begitulah wikipedia mendefinisikan  dengan sinonimnya. Dijelaskan lebih lanjut, bahwa inovasi membuat produk, proses, cara, pelayanan, teknologi, atau gagasan lebih unggul dan baru sehingga seluruh bagian keunggulan dan kebaruannya diakui pasar, pemerintah, maupun …

Catatan Kecil Refleksi Supervisi Sekolah

March 27, 2012 – 2:12 pm | 3 Comments | 1,437

Seorang ekonom Italia, Vilfredo Pareto (1848-1923), seperti diungkapkan  oleh Hardi Purba dalam situs hardipurba.com, telah meneliti dan menemukan fakta  bahwa 80% kekayaan bangsa Itali dikuasai oleh 20% penduduknya. Penemuan ini selanjutnya dikenal dengan istilah “80-20 …

Mengasah Keterampilan Berpikir Kreatif

March 27, 2012 – 6:08 am | 5 Comments | 2,963

Terampilan berpikir kreatif  merupakan salah satu kompetensi yang sangat penting dalam membangun pilar belajar yang bernilai untuk membangun daya kompetisi bangsa dalam meningkatkan mutu produk pendidikan. Kemampuan berpikir kreatif merupakan kecakapan mengolah pikiran untuk menghasilkan …

Berpikir Kreatif

March 26, 2012 – 2:36 pm | 945

Menunjukkan kemampuan berpikir logis, kritis, kreatif, dan inovatif  merupakan kompetensi siswa yang harus guru kembangkan. Jika pada halaman sebelumnya telah  penulis  sajikan  tentang berpikir  kritis, maka pembahasan berlanjut pada pengembangan berpikir kreatif.

Sekolah Efektif

March 11, 2012 – 3:30 pm | 1,077

Efektivitas dapat diukur dengan indikator peningkatan produktivitas sekolah seperti tingkat kehadiran guru dan siswa, kerja sama tim, dan tingkat partisipasi dalam pengambilan keputusan (1994: 7).  Menurut Abin Syamsudin, sekolah efektif  adalah satuan pendidikan yang menunjukan …

Guru Yang Baik

March 8, 2012 – 5:08 am | 4 Comments | 1,006

Beberapa waktu lalu berlangsung  workshop pengembangan SMA RSBI dilaksanakan di Bandung,  salah satu pembicara pada kegiatan  adalah Prof. Muklas Samani dari Surabaya. Pada awal pertemuan beliau menyajikan cerita murid yang tidak berhasil karena gurunya …

Melek Keterampilan Digital Abad 21

March 5, 2012 – 5:01 pm | 2 Comments | 744

Selasa 6 Maret 2012, penulis berdialog dengan guru-guru SMAN 2 Cibinong, dalam workshop pengembangan model pembelajaran yang efektif yang ditunjang dengan keterampilan digital. Menurut pengarah kegiatan  dari Tim Pengembang Sekolah, kegiatan diarahkan untuk mendapatkan …

Cara Mudah: Melaksanakan Penelitian Tindakan Sekolah

February 22, 2012 – 2:44 pm | 2 Comments | 2,731

Tantangan besar bagi pengawas dan kepala sekolah  dalam bertugas adalah mengembangkan kompetensi berkelanjutan melalui penerbitan  karya ilmiah atau karya inovatif. Akar kesulitan pada umumnya karena belum terbiasa menulis dan kurang banyak membaca. Kepala sekolah maupun …

Best Practice “EEK”

February 20, 2012 – 11:31 pm | 2 Comments | 681

Berdasarkan pengalaman saya mengarahkan guru-guru di sekolah kami dalam mengembangkan EEK, saya mencoba menyederhanakannya sebagai berikut :

Mengembangkan Kecakapan Berpikir Kritis

February 12, 2012 – 5:44 pm | 2 Comments | 1,408

Menggunakan strategi inquiri lebih bagus…apabila kemampuan berpikir telah siswa kuasai. Terus memakai pendekatan konstektualnya  harus bgaimna ? Bagaimana pula cara menghimpun datanya? Demikian pertanyaan dari Ibu Suci.