SMA Fatih Bilingual BS Aceh dan SMA Kumbang Palembang Meraih Emas dan Perak

Pelajar Indonesia meraih medali emas dan perak dalam kompetisi bertajuk Internasional Environmental Project Olympiad Euroasia ke-4, yang digelar di Baku, Azerbaijan, 7-11 April 2010. Penelitian yang dilakukan pelajar Indonesia berhasil mencuri perhatian dewan juri dan menjadi terbaik dalam olimpiade penelitian proyek  tingkat internasional yang diikuti oleh 36 negara.

Juru bicara Pacific Countries Social and Economic Solidarity Association, Demir Timurtas, menginformasikan bahwa medali emas diraih Amalul Auni dan Teuku Muhammad Farhan Dermawan dari SMA Fatih Bilingual Boarding School Banda Aceh. Sedangkan medali perak dipersembahkan M Khifzon Azwar dari SMA Kusuma Bangsa Palembang meraih medali perak.

“Indonesia meraih prestasi yang membanggakan, mengalahkan pelajar dari 36 negara,” katanya.

Penelitian yang dilakukan Amalul Auni dan Teuku Muhammad Farhan Dermawan adalah tentang penentuan kadar timbal dan merkuri pada rambut manusia dan tanaman kangkung di tanah tsunami Provinsi Aceh .

Mereka menyampaikan penelitiannya bahwa tanah merupakan tempat yang penting untuk tempat hidupnya tumbuhan. Polusi tanah mengakibatkan tanah menjadi tidak subur dan tidak dapat dijadikan tempat hidupnya organisme.

Logam berat seperti timbal (Pb) dan merkuri (Hg) adalah polutan yang berbahaya bagi lingkungan dan kehidupan organisme. Maka, tanah harus dijaga kestabilannya dari polutan-polutan berbahaya tersebut.

Tanaman kangkung (Ipomoea reptans) dapat digunakan untuk mengurangi kadar logam berat yang terkandung di dalam tanah, sehinga tanah menjadi lebih aman.

Sedangkan penelitian M Khifzon Azwar tentang membuat biodegradable plastik dari pati singkong. Film plastic biodegradable yang telah dikondisikan dalam suhu kamar selama 2 hari, hasilnya berubah menjadi plastik bening. Polimer adalah sesuatu yang utama pada semua plastik. Umumnya plastik mempunyai rantai polimer yang panjang, yang membuatnya kuat dan fleksibel.

Pati dibagi menjadi dua komponen dasar, yaitu amylase dan amylopectin. Amylopectin merupakan polisakarida yang tersusun dari monomer alpha-glukosa. Penambahan sedikit ethanol bertujuan untuk memutuskan beberapa cabang amylopectin yang sebaliknya akan menjadi rapuh.

Gliserin merupakan variable bebas, makin banyak gliserin yang dimasukkan akan semakin fleksibel plastik yang dihasilkan dan sebaliknya. Teknologi biodegradable plastic ini adalah suatu upaya pengurangan minyak untuk membuat plastic. Indonesia sebagai negara yang kaya sumber daya alam terutama hasil pertanian, berpotensi menghasilkan berbagai bahan biopolymer yang mudah didapat.

Demir Timurtas menjelaskan, kedua tim yang meraih medali emas dan perak itu merupakan para juara dari Indonesia Science Project Olympiad (ISPO) 2010. ISPO sendiri telah diadakan untuk kedua kalinya di Indonesia. Dalam ISPO 2010 ada 543 proyek penelitian yang ikut berpartisipasi dengan melibatkan sebanyak 543 pelajar.

Menjadi organisastor ISPO adalah Pasiad Indonesia, didukung oleh Kementerian Pendidikan Nasional RI, LIPI, Universitas Indonesia, Universitas Negeri Jakarta, Universitas Islam Negeri Jakarta, Universitas Pendidikan Indonesia Bandung, Universitas Negeri Semarang, Universitas Sebelas Maret Surakarta, Universitas Syiah Kuala Banda Aceh, dan IAIN Ar Raniry Banda Aceh.

Menurut catatan, prestasi yang membanggakan Indonesia yang diraih Bilingual Boarding Schools untuk Indonesia, bukan kali pertama di kompetisi internasional. Sebelumnya, tahun 2007, dari 16 pelajar Indonesia peraih medali emas dalam ajang olimpiade internasional, 13 di antaranya adalah pelajar Bilingual Boarding Schools.

“Ini bukan prestasi yang kondisinya tiba-tiba ada, melainkan merupakan hasil dari upaya yang terus menerus dilakukan oleh sekolah. Melalui kegiatan pembelajarannya yang menempatkan siswa sebagai subyek, sekolah terus mendorong dan memfasilitasi para pelajarnya untuk belajar dan berprestasi,” papar Demir Timurtas.

Dikutip dari Kompas.com

About Dr. Rahmat

Dr. Rahmat adalah pengawas sekolah, narasumber, pelatih, dan konsultan pengembangan sumber daya insani sekolah.

Comments

comments

2 comments

What would we all do without the marvellous ideas you discuss on this web site? Who else has got the patience to deal with vital topics with regard to common subscribers like me? I and my friends are very delighted to have your web site among the kinds we often visit. We hope you know how significantly we love your work! Best wishes through us all.