Program Pengawas Untuk Supervisi Kurikulum 2013 dan KTSP

Pelaksanaan kurikulum 2013 yang berdampingan dengan pelaksanaan kurikulum 2006 di sekolah menjadi tantangan yang menarik terutama jika dilihat dari dimensi penjaminan mutu oleh pengawas. Pengawas perlu mengawal pemenuhan standar kompetensi sebagai penjabaran dari SKL, KI dan KD pada kurikulum 2013. Sementara itu, konsep pada KTSP perlum mendapatkan perhatian proporsional sehinga memenuhi SKL  standar isi, proses […]

Tiga Pilar Utama Pelaksanaan Kurikulum 2013

Kurikulum boleh berubah berulang-ulang, namun apabila guru, kepala sekolah, dan pengawas sekolah tidak berubah maka hasilnya akan sama saja. Seperti yang telah kita alami sebelumnya, perubahan kurikulum hanya sebatas dokumen. Pergeserannya tidak mengubah banyak prilaku profesional guru, kepala sekolah, maupun pengawas sekolah. Perubahan menjadi sebatas wacana yang menarik menjadi bahan pelatihan dan diskusi. Pelatihan dan […]

Pengawasan Akademik Perlu Lebih Transformatif

Pelaksanaan supervisi akademik sebagai bagian penting tugas pengawas sekolah pada saat ini menghadapi tantangan untuk berubah sehubungan dengan kurikulum sekolah sedang dalam proses perubahan. Sebagai salah salah satu pilar penjamin mutu penerapan kurikulum 2013, pengawasan akademik  jelas tujuannya bukan untuk  menilai unjuk kerja guru, namun bagaimana pengawas dapat membantu guru mengelola pembelajaran supaya lebih efektif, […]

Laporan Pelaksanaan Tugas Pengawas

Membuat laporan yang mudah dan bermakna merupakan dambaan semua pengawas. Kelemahan dalam pembuatan laporan disadari menjadi salah satu penyebab rendahnya penjaminan mutu. Karena kurang bermakna laporan hasil pelaksanaan tugasnya, penghargaan terhadap pengawas rendah. Tingkat kebermaknaannya belum sesuai harapan guru-guru, kepala sekolah, dan pemangku kebijakan yaitu kepala Dinas.

Supervisi Klinis

Supervisi pembelajaran secara umum memiliki tiga fungsi, yaitu fungsi administratif, edukatif, dan suportif. Fungsi administratif berkaitan dengan akuntabilitas  kebijakan, pemenuhan standar, atau kesesuaian dengan peraturan. Fungsi edukatif  terkait pada peningkatan  keterampilan profesional pendidik dalam mengalokasikan sumber daya pada pelaksanaan pekerjaan. Fungsi suportif  untuk meningkatkan daya dukung terhadap pendidik  agar bekerja sesuai dengan konteks pekerjaannya.