Topik Utama »

March 17, 2012 – 3:14 pm | 837

Saat ini sedang sedang berproses identifikasi  indikator pemenuhan standar pendidikan dan tenaga kependidikan. Produk dari proses adalah indikator operasional yang bermakna dan menjadi dasar penentuan kebijakan peningkatan mutu kompetensi pendidik dan tenaga kependidikan. Hasil identifikasi …

Read the full story »
Berita

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam,.

Pembelajaran

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam,.

Pengelolaan

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam,.

Daya Insani

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam,.

Supervisi

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam,.

Home » Sekolah

SMAN 5 Surabaya : Mempertahankan Citra Terbaiknya

Submitted by on July 14, 2009 – 2:29 pm14 Comments | 2,107

Surabaya (14 Juli 09).  Melihat dari dekat SMA  5 Surabaya mempertahankan citra  terbaiknya adalah pengalaman yang sangat berharga.  Sejak awal kita dapat mendengar keunggulannya sebagai sekolah yang paling diminati masyarakat.  Sekolah  yang berhasil secara  bertahap meningkatkan mutu pelayanannya sehingga mendapat  penghargaan yang tinggi dari masyarakat. Sekolah yang paling diminati lulusan berpotensi dan berprestasi dari SMP. Mereka berlomba-lomba  untuk diterima di sini. Saya mengajak Anda untuk memperhatikan lebih dalam.

Strategi Mewujudkan Keunggulan

Sekolah ini sedang giat meningkatkan mutu pelayanannya dengan berbagai strategi  sekali pun telah banyak hal yang sekolah lain dambakan mereka dapat mewujudkannya. Sebagai salah satu kado dari perjalanan sejarahnya, Bung Karno salah satu alumninya, ia  menyelesaikan pendidikan di sini pada saat sekolah masih dalam status HBS pada 20 Juni 1920. Lima belas tahun kemudian Ruslan Abdul Gani  menyelesaikan pendidikan di sini. Untuk sekolah ini pula ia menulis bahwa Surabaya bagian sejarah perjuangan, akar semangat anti kolonialisme dan semangat mencerdaskan bansa yang tumbuh subur di sekolah ini.

Pergerakan sekolah pada saat ini dikendalikan kepala sekolah Drs. Suhariono, MM. Seorang pemimpin sekolah yang sangat padat acara.  Pada saat tertemu dengannya,  ia sangat rendah hati terlihat. Tidak saja pada saat menerima saya sebagai tamu, namun ia bersikap sama kepada yang lain, juga dalam berkomunikasi dengan  para siswa.

Tiap siswa yang dilaluinya pada saat  berada di sekolah, tak ada satu pun siswa yang tidak bertegur sapa dengannya. Cara komunikasi dengan siswa tidak memperlihatkan kewibawaannya dari jaga jarak tetapi dari kedekatannya sebagai bapak bagi para siswa.  Model interaksi yang ia tunjukkan  pula dalam interaksi kerja dengan pendidik dan para staf. Akrab, interaktif, dan produktif, namun tetap menunjukkan sikap ketegasan sebagai pimpinan.

Kepala sekolah adalah  kunci pergerakan dari seluruh perubahan,  ia menjadi mitra kerja  yang baik bukan saja di lingkungan sekolahnya namun juga menjadi figur utama di lingungan SMA di Kota Surabaya.

Mulai dari hal yang sederhana

Dalam meningkatkan mutu sebagai sekolah bertaraf internasional sekolah menata hal yang oleh semua sekolah hadapi. Mengelola kebersihan. Sitem pengelolaan berhasil menetapkan prosedur tiap helai sampah dan debu. Keberhasilannya ditunjukkan dengan tampilan taman dan lantai koridor sekolah tidak kalah dengan hotel. Bersih dan sejuk.

Bukan hanya bersih, berkilau, hingga ke ruang kelas. Di seputar yang dapat dilihat tak ada carut marut tulisan di atas meja siswa, atau kamar mandi yang tidak beres.tak ada sudut sekolah yang tidak mendapat sentuhan pengelolaan.

Taman sekolahnya terawat baik. Ujung daun begitu dekat dengan tempat warga beraktivitas. Dalam kepadatan kegiatan pada areal yang tidak begitu padat manusia, tumbuhan dan ikan hidup berdampingan pada ritme kehidupan kota yang dinamis namun tetap harmonis.

SMAN 5 SurabayaKeberhasilan sekolah ini tampak penataan kebersihan, kerindangan, pemeliharaan peralatan kerja, namun penampilannya tentu belum sempurna. Sistem penataan dokumen pernangkat administrasi masih belum setara dengan model penampilan pada sekolah yang telah moderen dengan dukungan sistem informasi yang efektif. Untuk menjadi sekolah yang benar-benar efektif sekolah ini masih perlu melakukan peningkatan dalam pengembangan sistem manajemen informasi dan dokumentasinya.

Fisik Sekolah

Fisik sekolah  berkomposisi antara peninggalan masa lalu dan produk peradaban masa kini. Sekali pun bangunan lama yang mengingatkan bahwa sekolah ini telah  berkembang sejak jaman penjajahan Belanda, namun keasriannya adalah keindahan pada peradaban masa kini. Kekokohan bangunan bersinergi dengan padatnya aktivitas siswa, nyaman dan aman sebagai temapat belajar siswa yang terintegrasi pada peradaban moderen.

Lingkungan SMAN 5 SrbySekolah mempertahankan fisik warisan masa lalu di sayap kanan, dan di sayap kiri dengan model fisik masa kini. Sistem tata kelola di dalamnya telah diaudit dan telah mendapat sertifikat ISO.

Tantangan untuk mewujudkan kriteria pada berbagai standar yang ditetapkan menjadi prioritas adalah pekerjaan yang tidak pernah selesai. Seperti dalam standar kebersihan sekolah, siklus kegiatannya selalu tanpa ujung, berulang tiap saat sampai seluruh sudut sekolah terpelihara dengan baik.

Sekolah ini berhasil menerapkan kaidah bahwa mutu itu melakukan pekerjaan hari ini harus lebih baik daripada yang lalu, mengulang kebiasaan baik, dan memenuhi kriteria yang ditetapkan secara konsisten setiap saat.

Siaga MOS SMAN 5 SurabayaKerapihan berpakaian terpelihara dari mulai guru-guru dan staf tata usaha dan memberikan keteladanan kepada para siswa.

Iteraksi antara seluruh unsur warga sekolah memberikan dukungan pada terciptanya  lingkungan yang sehat dan interaksi sosial yang sehat terpadu dengan penampilan sekolah yang asri menjadi salah satu  variabel mengapa sekolah ini bercitra tinggi di masyarakatnya.  Artefak dari kultur sekolah sebgaimana diuraikan di atas telah bersinergi dalam memfasilitasi  dan sekaligus menjadi pendukung  sistem pembenaan dalam budaya belajar yang bermutu.

Guru SBI

Sekolah ini didukung  guru=guru yang berdedikasi dan staf administrasi yang sigap.Terdapat 100 guru tetap dan 20 guru tidak tetap yang bekerja di sini. Tenaga ahli dari perguruan tinggi juga didatangkan untuk meningkatkan mutu kopetensi guru, staf tata usaha dan siswa.

Jumlah rombongan belajar sebanyak 30, seluruh  kelas terkoneksi dengan akses internet. yang menjadi bagian dari strategi pelaksanaan program pelayanan bertaraf internasional. Pelayanan belajar di samping diarahkan  keberhasilan siswa mendapatkan UN terbaik, masuk PTN pada perguruan tinggi ternama, meraih prestasi dalam perlombaan tingkat provinsi, nasional dan internasional juga lulus ujian Cambride.

Komposisi guru pada sekolah ini menunjukan ciri yang khas pula. Dalam aktivitas  guru-guru senior dan  berpengalaman aktif menudukung proses pembaharuan secara langsung. Semangat melakukan perubahan diperlihatkan guru-guru.  Di antaranya Joko Srihadi, guru kimia kelas 3 IPA dan 2  pada kelas SBI, berpengalaman mengajar 25 tahun.

DSCN1473Ia menyatakan berkesan mengajar di SBI. Mengajar dengan pengangar bahasa Inggris, menurutnya membuat lebih bersemangat, membuat wawasan siswa lebih terbuka. Ia belajar bahasa Inggris melalui lagu-lagu yang disukainya.Ia perpendapat bahwa kunci sukses mengajar ialah berusaha fokus pada dasar-dasar pengetahuan. Guru harus sebagaimana siswa menggunakan pikiran. Kegagalan, menurutnya, dapat disebabkan guru menghendaki siswa berpikir seperti dirinya. Oleh karena itu, guru hendaknya berlaku  seperti siswa.

Lebih juah ia menyatakan bahwa menjadi guru harus memiliki cita-cita yang tinggi dan berusaha mewujudkannya. Konsistensinya pada cita-cita itu, selain mengantar muridnya meraih sukses  ia juga berhasil mendorong anak-anaknya belajar di  pendidikan Obseitri dan Genekologi  pada Fakultas Kedokteran UI, kedua  telah menyelesiakan S2, dan ketiga kuliah di Perbanas.

Clara sman 5 Surabaya

Semangat yang sama ditunjukkan pula Clara Sri Sudarmi yang akan pesiun dua bulan lagi.  Ia menyatakan bahwa  siswa RSBI lebih bersemangat belajar bahasa Inggris.  Ia juga senang mengajar di SBI karena siswanya selektif. Di samping itu, Siswa memiliki motivasi belajar yang baik, mengikuti proses belajar yang aktif dan dinamis, apalagi dihadapkan pada tantang ujian bertaraf internasional seperti  ujian  Cambrigde.  Pendeknya RSBI membangun semangat kami berjuang membantu siswa berkembang. Clara, selain mengajar ia juga menjadi salah seorang aktivis Cambride yang siap memberikan pelayanan kepada sekolah yang memerlukannya.

Teknologi

TRRC SMAN5 SurabayaSistem pengelolaan sekolah dan kegiatan pembelajaran telah terintegrasi dalam jaringan teknologi informasi dan komunikasi. Pengelolaan data, sistem administrasi berbasis jaringan telah lama diterapkan. Penngelolaan administasi akademik telah dikembangkan dengan dukungan seluruh komputer sekolah terkoneksi pada jaringan lokal. PSB online telah mendukung sistem penerimaan siswa baru yang lebih transparan, akuntabel, dan praktis.

Pusat belajar guru didukung dengan sistem jaringan komputer yang keseluruhannya terkoneksi pada jaringan internet. Akses dapat diperoleh dengan mudah , penggunaan  yang memadai membuat semua pengguna internet dapat memperoleh dan mengirim informasi dengan cepat. Pusat belajar guru dan nyaman serta didukung dengan teknologi yang sangat baik telah mendukung optimalisasi kerja sama guru dalam belajar dan bekerja.

Prestasi Siswa

Terhadap sekolah sekelas SMAN 5 Surabaya  dipersepsikan banyak pihak bahwa mutu input yang baik menentukan segalanya. Tanpa membimbing dengan sungguh-sungguh pun siswa akan berhasil dengan sendirinya. Persepsi seperti itu sama sekali tidak tercermin pada pendidik di sini. Mereka yakin bahwa hasil studi yang menyatakan bahwa komponen proses memiliki signifikansi  tinggi dalam menentukan nilai output. Karena itulah semangat seluruh staf dalam melaksanakan proses pelayan tampak nyata.

Kepala sekolah, Pak Suhariono, menyatakan bahwa mengantarkan siswa masuk ke perguruan tinggi tidak menjadi tantang besar. Sebagian besar lulusan pada tiap tahun hijrah ke ITS. Jika ada siswa yang tidak masuk perguruan tinggi negeri pada dasarnya karena pilihan siswa.

Keunggulan dalam mengembangkan mutu output di antaranya  melalui pemberian   tambahan waktu  layanan  sehingga proses pelayanan menjadi lebih panjang dan aktivitas bimbingan yang intens dalam menjaga siswa berinteraksi dalam bangun sosial sekolah. Selain jumlah pelayanan belajar intra, sekolah meregulasi kegiatan siswa secara maksimal dalam tiap hari dilaksanakn sampai pukul 19 petang. Guru diatur bergantian mendampingi siswa berkolaborasi.

Hasil perpaduan  input yang baik dengan proses pelayanan belajar yang lebih lama dan lebih efektif telah menghasilkan output yang bermutu bahkan kompetitif. Tahun ini sekolah telah mengantarkan siswa meraih prestasi bidang Fisika dan  Astronomi menjadi juara nasional  yang akan menjadi duta Indonesia dalam olimpiade internasional.

Pengembangan pilar prestasi belajar siswa diprioritaskan pada optimalisasi pelayanan belajar melalui peningkatan kinerja pendidik dan tenaga kependidikan. Meningkatkan sistem penjaminan mutu menjadi prioritasnya.

Prestasi sekolah juga dikembangkan dengan dukungan kultur sekolah dengan spirit untuk menjadi yang terbaik menjadi bagian penting dalam mendorong seluruh warga sekolah. Keberhasilan yang telah diwujudkan sebelumnya dengan mengatarkan banyak alumni yang sukses telah menjadi landasan kokoh dalam mengembangkan keyakinan yang sangat kuat bahwa mereka dapat menjadi yang terbaik.

Bimbingan Teknis

Bimtek SMAN5 SurabayaBimbingan teknis tahun ini mendapat sambutan yang baik terutama untuk mendorong motivasi guru-guru dengan menetapkan target yang lebih tinggi dan lebih baik untuk para siswa. Indikator target guru-guru tetapkan yang meliputi target output dan proses. Poros diskusi berpusat pada bagaimana sekolah mencapai target tertinggi dalam membina dan membantu siswa mencapai prestasi yang terbaik.

Pelaksanaan bimbingan teknis telah membantu pada  guru untuk memahami secara seksama tentang kondisi nyata sekolah maupun dalam bidang studi yang diampunya. Meninjau ulang prestasi yang telah diwujudkannya. Menentukan indikator keberhasilan kinerja berikutnya dan menentukan target pencapaian yang diharapkan.

Secara umum guru-guru selama ini belum mendokumentasikan indikator pencapaian target dengan standar yang terukur. Kelamahan ini tanpaknya menjadi perhatian para guru sehingga diskusi mengarah pada bagaimana guru-guru mengelola standar melalui penetapan indikator target pada delapan standar nasional pendidikan menjadi salah satu topik yang mendapat perhatian mendalam.

Diskusi SeriusBimbingan teknis juga telah membangkitkan semangat baru untuk mendefinisikan mutu yang hendak diwujudkan dan sekaligus menjadi target pada tiap kelompok mata pelajaran. Tantangan ini masih perlu ditindaklanjuti. Dalam pertemuan yang paling dekat sekolah akan menganalisis lebih lanjut dan menetapkan kebijakan mutu dan sasaran mutu pada tiap mata pelajaran.

Palaksanaan bimbingan juga diakui para guru lebih meningkatkan pemahaman tentang pentingnya melakukan monitoring dan evaluasi sebagai  bagian dari penjaminan mutu. Terutama monitoring pada proses pelaksanaan kegiatan. Sekolah mengakui bahwa penjaminan mutu proses pelaksanaan kegiatan merupakan sisi terlemah sekolah dalam penerapan stadar yang perlu mendapat perhatian lebih serius.

Rekomendasi

Dalam penerapan standar nasional pendidikan, penetapan kriteria target pencapaian dan proses pengukuran merupakan dua kebutuhan dasar. Tanpa salah satunya sekolah berarti belum menerapkan standar secara konsekuen. Bukti dalam pelaksanaan keduanya harus ada indikator keberhasilan pada tiap program, adanya indikator proses dan hasil, serta adanya kriteria keberhasilan. Dengan demikian sekolah yang menerapkan standar memiliki data yang hasil pemantauan atau evaluasi.

Pada penerapan sistem standar sekolah ini masih perlu meningkatkan;

  1. Penetapan indikator keberhasilan pada tiap kegiatan strategis.
  2. Penentukna target hasil.
  3. Penentuan standar prosedur sebagai dasar penentuan standar proses.
  4. Menyusun intrumen pemantauan.
  5. Menerapkan instrumen.
  6. Mengolah hasil pemantauan untuk mengetahui peta pencapian kinerja dalam penerapan standar.

Bintek ditutup pukul 16.00, peserta  berfoto bersama.

Foto Bersama Peserta Bimtek

Catatan:

Apabila dalam paparan ini terdapat hal kurang sesuai dengan keadaan yang sesungguhnya, kami menunggu koreksi dari pihak SMAN 5.

Guru Pembaharu

Tags: ,

14 Comments »

  • danang says:

    Saya bangga dengan SMAN 5 Surabaya

  • Kartika Dewi Pratiwi says:

    aku pengen banget sekolah di SMAN 5 Srby..
    soalnya bagus banget kualitas pendidikannya..

  • Erbia says:

    Kpn pendaftaran 2010-2011 dibuka???

  • admin says:

    Semoga pertanyaan itu mendapat perhatian dari SMAN 5 Surabaya. Sebagai pedoman umum biasanya pendftara dilakukan pada akhir Juni dan pengumuman yang dapat diterima pada awal bulan Juli.

  • dian ayu ks says:

    the best smp 10 malang the performent numer uno

  • Rachel says:

    aq pengen bgt masuk SMAN 5 SURABAYA…
    prsyaratannya apa aja ya???

  • ica says:

    SMAN 5 , Luckily , keren banget :)

  • dedy aria aditia says:

    sukses terus 4 smala
    :)

  • helmy says:

    saya bangga dengan SMA 5

  • Enndra says:

    Masih banyak SMA yang lebih baik dan belum terekspos! :) Coba kita bisa lebih jelih

  • berba says:

    setuju sama Enndra.
    selama saya di sma 5 surabaya, lebih mending bolos buat belajar snmptn daripada di sekolah g dpet ilmu cuman maen gtar :p

  • nana says:

    Semoga saja semua yang dipaparkan di atas bener dan semua gurunya se-kualitas guru yang dicontohkan. Yaaa kalau menurut saya wajarlah kalau SMA 5 itu hebat karena dari inputnya aja sudah dpt ank2 yang pintar poles sedikit jadi clink dan guru juga ga ngoyo2 ngajarnya krn menerangkan sedikit murid sudah lari sendiri. Beda dengan SMA pinggiran input sisa2 dari sekolah favorit. yang luar biasa itu kalau ada sekolah dengan input biasa tapi bisa menjadikan siswa LUAR BIASA itu baru sekolah yang TOP MARKOTOP

  • wanda says:

    Setuju Nana, siswa sma 5 mayoritas dari smp negeri 1 atau smp favorote lain yang sudah top markotop kualitasnya, guru-guru sma 5 hanya onkong-ongkong saja membina siswa, dan siswa yang sudah memiliki daya saing tinggi langsung lari sendiri tanpa batteray…jadi, sma 5 akan jadi top markotop bila bisa mengantarkan muridnya berhasil masuk smptn yang BENAR sesuai kualitas dan kompetensinya, sehingga mereka benar-benar jadi manusia unggulan yang berhasil membanggankan negara…. dan harap dievaluasi hkeberhasilan murid-murid axelerasi bagaimana

  • admin says:

    Murid yang baik akan semakin terasah potensi dan prestasinya jika mendapatkan guru-guru yang baik.

Leave a comment!

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.