Asap Mengepung Sumatra Dan Kalimantan

asap-sumatra

Berita untuk generasi mendatang. Sejak tahun 1997 setiap musim kemarau Indonesia dikepung asap akibat terbakarnya hutan di Kalimantan dan Sumantra. Entah sudah berapa banyak sumber daya alam yang ludes oleh sijago merah yang dinyalakan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab. Kota-kota di Sumatra dan Kalimantan dalam satu bulan terakhir diselimuti asap. Namun belakangan, pada bulan September 2015 sebagian  jadwal penerbangan sudah terganggu.

Bukan cuma itu, jarang pandang di Palembang, Jambi, Pekanbaru, hingga Medan demikian pekat. karena asap turun di siang bolong. Begitu juga dengan suasana di Pantianak dan Palangkaraya. Orang-orang mengenakan masker. Menurut mereka merasakan matanya pedih. Asap telah mengganggu kehidupan rakyat.

Sampai tanggal 5 September pemerintah pusat belum turun tangan menangani masalah ini. Alasannya sederhana, gubernur belum menyatakan angkat tangan. Sikap ini menggambarkan bahwa sesungguhnya pemeritah tidak menyiapkan diri menghadapi musibah ini. Sekali pun berulang tiap tahun, hukum tidak ditakuti pembakar dan pemerintah hingga kini yang menyiapkan alat pemadam. Akibatnya rakyat yang tidak terlidungi. Jika selama ini pemerintah selalu menyatakan memperhatikan rakyat, maka kali ini terbukti belum mampu melindungi rakyat dari kepungan asap.

Akan halnya dunia pendidikan, juga tidak memangdang  masalah ini sebagai masalah besar. Topik tentang asap tidak menjadi pembahasan untuk bahan kajian belajar siswa.

About Dr. Rahmat

Dr. Rahmat adalah pengawas sekolah, narasumber, pelatih, dan konsultan pengembangan sumber daya insani sekolah.

Comments

comments